KEDIRI - Menjelang Hari Raya Lebaran, Pemerintah Kota Kediri menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) di sejumlah kantor kelurahan. Kegiatan ini bertujuan untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi saat menjelang Lebaran. Operasi Pasar Murah diharapkan dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dalam operasi tersebut, petugas menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, dan gula. Harga yang ditawarkan pun lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran. Beras dijual seharga Rp65.000 per 5 kilogram, minyak goreng Rp15.000 per liter, dan telur ayam Rp25.000 per kilogram. Harga-harga ini lebih murah sekitar Rp3.000 hingga Rp8.000 per item dibandingkan harga pasar.
Tak heran, warga pun antusias menyambut Operasi Pasar Murah ini. Salah satu lokasi yang ramai dikunjungi adalah Kantor Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto. Warga datang berbondong-bondong untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Wudowi, salah seorang warga Pojok, mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya operasi pasar murah ini. "Alhamdulillah, dengan adanya pasar murah ini, kami bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah. Ini sangat membantu kami, terutama menjelang Lebaran," ujarnya.
Baca Juga : Indosat Ooredoo Hutchison Proyeksikan Trafik Data Meningkat Selama Lebaran
Sementara itu, Rice Oryza Nusivera, Kabid Perdagangan Disperdagin Kota Kediri, menjelaskan bahwa Operasi Pasar Murah ini digelar selama dua pekan, mulai tanggal 7 Maret hingga 26 Maret 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah kantor kelurahan di Kota Kediri. Setiap kelurahan menyediakan beras sebanyak 750 kilogram, gula 400 kilogram, minyak goreng 336 liter, dan telur ayam 200 kilogram.
"Kami berharap dengan adanya Operasi Pasar Murah ini, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok mereka dengan harga yang lebih terjangkau. Ini adalah upaya kami untuk membantu meringankan beban warga, terutama menjelang Lebaran," kata Rice.
Operasi Pasar Murah ini mendapat respons positif dari warga. Banyak yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan, tidak hanya saat menjelang Lebaran, tetapi juga pada momen-momen tertentu ketika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan. (Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri