Menu
Pencarian


Google Siapkan Investasi Rp271 Triliun untuk Perluas Infrastruktur AI di Malaysia

Portaljtv.com - Jumat, 6 November 2026 13:15
Google Siapkan Investasi Rp271 Triliun untuk Perluas Infrastruktur AI di Malaysia
Logo Google menghiasi bagian atas bangunan perusahaan. (Foto: Tengku Abdillah Ayyub)

KUALA LUMPUR - Google mengumumkan investasi sebesar US$15 miliar atau sekitar Rp271 triliun di Malaysia untuk memperluas infrastruktur komputasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di Asia Tenggara. Investasi yang dijadwalkan berlangsung pada 2027 hingga 2028 itu akan dialokasikan untuk pembangunan kompleks pusat data baru di Selangor dan Negeri Sembilan.

Pembangunan tersebut akan melengkapi pusat data pertama Google di Elmina Business Park, Selangor. Presiden sekaligus Chief Investment Officer Alphabet dan Google, Ruth Porat, mengatakan investasi ini sejalan dengan prioritas pembangunan Malaysia untuk memperkuat kapasitas komputasi dan mendorong inovasi di berbagai sektor.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyambut baik investasi tersebut. Ia menilai komitmen Google mencerminkan kepercayaan perusahaan terhadap stabilitas, ketersediaan talenta, serta ambisi Malaysia menjadi pusat digital terkemuka di Asia Tenggara.

Dari sisi ekonomi, proyek tersebut diproyeksikan menyumbang rata-rata US$1,1 miliar per tahun terhadap produk domestik bruto (PDB) Malaysia selama tahap konstruksi. Pembangunan ini juga diperkirakan mendukung lebih dari 37.000 lapangan kerja lokal setiap tahunnya.

Baca Juga :   KDM Resmikan Pusat Data AI di Jatiluhur, DPRD Jabar Soroti Kebutuhan Air

Setelah beroperasi penuh, kompleks pusat data tersebut diproyeksikan menopang lebih dari 9.000 pekerjaan lokal per tahun. Google memperkirakan tingkat upah pekerjaan yang didukung fasilitas itu 45 persen lebih tinggi dibandingkan median upah nasional Malaysia.

Google juga berkomitmen menambahkan kapasitas energi bersih lebih dari satu gigawatt ke jaringan listrik nasional Malaysia. Perusahaan menargetkan tingkat efektivitas penggunaan daya atau Power Usage Effectiveness (PUE) pusat datanya berada pada kisaran 1,12 hingga 1,14 serta menanggung biaya infrastruktur langsung untuk menghubungkan fasilitas dengan jaringan listrik.

Selain investasi pusat data, Google sebelumnya mengumumkan pendanaan US$160 juta untuk pembangunan infrastruktur air bersama di Negeri Sembilan. Perusahaan juga meluncurkan empat program pengembangan keterampilan digital yang ditargetkan menjangkau 800.000 warga Malaysia dalam lima tahun ke depan.

Baca Juga :   Jika AI Semakin Hebat, Jangan Biarkan Air Bersih Sekarat

Ekspansi ini memperkuat posisi Malaysia sebagai salah satu tujuan investasi infrastruktur digital di Asia Tenggara di tengah meningkatnya kebutuhan komputasi untuk teknologi AI. (Tengku Abdillah Ayyub)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.