Menu
Pencarian


Gandeng Industri dan Pemda, Program Long-Econ UNESA Berhasil Reduksi Limbah Kerang Hijau di Gresik

Portaljtv.com - Jumat, 28 Agustus 2026 15:03
Gandeng Industri dan Pemda, Program Long-Econ UNESA Berhasil Reduksi Limbah Kerang Hijau di Gresik
Tim PPK Ormawa DPM FIP Universitas Negeri Surabaya. (Foto: Istimewa)

GRESIK - Tim PPK Ormawa DPM FIP Universitas Negeri Surabaya (UNESA) bersama Pemerintah Desa Ngemboh berkolaborasi menghadirkan solusi atas persoalan lingkungan di pesisir Gresik melalui program Long-Econ. Inisiatif ini berfokus pada pengolahan limbah cangkang kerang hijau menjadi tepung bernilai sebagai suplemen pakan ternak unggas.

Melalui serangkaian pelatihan yang melibatkan dosen Biologi dan Akuakultur UNESA, masyarakat kelompok sasaran dibekali pemahaman mengenai kandungan nutrisi serta formulasi suplemen pakan yang ideal, hingga menghasilkan 1 formula produk yang kini telah diajukan untuk uji proksimat.

Produk suplemen pakan ini sudah melalui tahap uji lapangan pada ayam petelur milik ketua BUMDES Ngemboh, yang juga menjadi ketua komunitas. Langkah ini diperkuat oleh dukungan dari Dinas Pertanian bidang peternakan yang memberikan materi secara langsung pada warga desa.

Kemitraan strategis juga dijalankan bersama pihak industry, yakni PGN SAKA sebagai penyedia fasilitas alat penggiling cangkang kerang hijau. Melalui sinergi berbagai pihak, limbah cangkang kerang hijau harapannya dapat berkurang bermanfaat bagi makhluk hidup lain.

Pengolahan limbah berbasis ekonomi sirkular ini merupakan bagian dari ekosistem pemberdayaan maritim terpadu hulu ke hilir yang diusung oleh tim Long-Econ. Sebagai fondasi keberlanjutan, tim mengukuhkan kelembagaan Smart Maritim Community yang menyatukan nelayan, kelompok istri nelayan, BUMDes, dan PKK Desa Ngemboh ke dalam empat fokus kerja yakni budidaya, pengolahan daging, pengolahan limbah cangkang, dan pemasaran produk.

Pada sektor hulu, telah implementasikan teknologi budidaya longline apung di perairan Ngemboh sejak 17 Juni 2026. Teknologi budidaya kerang hijau ini berbeda dari sebelumnya yang menggunakan sistem tancap bambu tradisional, sebab dinilai lebih adaptif terhadap dinamika cuaca, musim, dan arus perairan dalam jangka panjang.

Sementara di sektor hilirisasi pangan, dihadirkan inovasi olahan daging kerang seperti Virilong Nugget dan Tortilla Chip melalui pelatihan terpadu bersama dosen Tata Boga dan Gizi UNESA guna mendongkrak nilai tambah ekonomi komoditas kerang hijau.

Inisiatif komprehensif ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Gresik, H. Fandi Akhmad Yani, S.E., M.MB (Gus Yani). Saat meninjau hasil inovasi produk, Gus Yani menegaskan pentingnya partisipasi aktif warga agar riset akademisi ini memberikan dampak ekonomi yang berkesinambungan.

“Kalau masyarakatnya ini nggak mau jadi pelaku ekonomi, sayang. Sedangkan risetnya sudah sebanyak ini jadi beberapa produk,” tegasnya, seraya berharap kolaborasi multi-pihak ini terus mendorong kemandirian dan kesejahteraan pesisir Desa Ngemboh. (*)

Editor : A. Ramadhan






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.