Menu
Pencarian


Empat Sarjana Trenggalek Jadi Patriot Transmigrasi, Siap Mengabdi di Kalimantan dan Papua

JTV Kediri - Rabu, 15 Juli 2026 09:53
Empat Sarjana Trenggalek Jadi Patriot Transmigrasi, Siap Mengabdi di Kalimantan dan Papua
4 Sarjana muda yang akan berangkat jadi patriot Transmigrasi. (Foto : Moch. Herlambang)

TRENGGALEK - Empat lulusan perguruan tinggi asal Kabupaten Trenggalek resmi diberangkatkan mengikuti Program Transmigrasi Patriot 2026 yang digagas Kementerian Transmigrasi. Mereka akan menjalankan penugasan selama empat bulan untuk mendampingi pengembangan kawasan transmigrasi tematik di Kalimantan Barat serta Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Pelepasan peserta dilakukan Pemerintah Kabupaten Trenggalek di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Trenggalek, Christina Ambarwati, mengatakan keempat peserta merupakan lulusan Universitas Indonesia (UI), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB). Mereka lolos seleksi melalui mekanisme yang difasilitasi masing-masing perguruan tinggi.

"Program ini berbeda dengan transmigrasi reguler. Pesertanya merupakan lulusan perguruan tinggi yang akan mendampingi dan membantu mengembangkan kawasan transmigrasi sesuai potensi daerah," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, para peserta tidak menetap secara permanen seperti transmigran pada umumnya. Mereka akan melakukan pendampingan masyarakat, pemetaan potensi wilayah, hingga menyusun konsep pengembangan kawasan transmigrasi berdasarkan hasil kajian di lapangan.

Selama menjalankan program, peserta juga mendapatkan pendampingan dari perguruan tinggi asal. Seluruh kebutuhan hidup, termasuk biaya hidup dan uang saku selama masa penugasan, ditanggung oleh Kementerian Transmigrasi.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Trenggalek, satu peserta ditempatkan di Kawasan Transmigrasi Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Dua peserta bertugas di Kawasan Transmigrasi Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Sementara satu peserta lainnya ditempatkan di Kawasan Transmigrasi Klamono Segun, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.

Salah seorang peserta, Adia Reza Khaleda, lulusan Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, mengaku tertarik mengikuti program tersebut setelah memperoleh informasi rekrutmen dari kampus yang menjadi mitra Kementerian Transmigrasi.

Menurutnya, program tersebut menjadi kesempatan untuk mengabdikan ilmu yang dimiliki sekaligus memperoleh pengalaman langsung dalam pemberdayaan masyarakat di kawasan transmigrasi.

Selain menjadi wadah pengabdian bagi lulusan muda, Program Transmigrasi Patriot diharapkan mampu memperkuat pembangunan ekonomi kawasan transmigrasi melalui pendekatan berbasis keilmuan dan pendampingan dari perguruan tinggi. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong pengembangan wilayah secara berkelanjutan dengan melibatkan sumber daya manusia muda yang kompeten. (Moch. Herlambang)

Editor : JTV Kediri





Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.