MOJOKERTO - Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhi Karyono memberangkatkan peserta Gerak Jalan Mojokerto-Suroboyo (GMS) 2024 di Lapangan Raden Wijaya Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Sabtu (14/12/2024).
Peserta diberangkatkan sekitar pukul 15.30 WIB. Peserta sepeda kuno mengawali Gerak Jalan Mojokerto-Suroboyo. Selanjutnya, disusul peserta Jalan sehat.
Ribuan peserta ini lalu melintasi rute Kota Mojokerto-Krian-Trosobo-Taman-Sepanjang dan finish di Tugu Pahlawan Surabaya. Diperkirakan peserta sepeda kuno finish terlebih dahulu sekitar pukul 21.30 WIB. Sementara peserta Jalan sehat diperkirakan finish pukul 23.00 WIB.
Pj Gubernur Jawa Timur, Adhi Karyono mengatakan animo masyarakat untuk mengikuti Gerak Jalan Mojokerto-Suroboyo sangat luar biasa.
"Bahkan untuk yang kedua ini, banyak yang menanyakan terkait pelaksanaan GMS. Sekarang kita buktikan, ternyata itu sesuatu yang spesial. Animo yang mendaftar luar biasa," ujarnya.
Tak hanya animo yang tinggi, para peserta Jalan sehat Mojokerto-Suroboyo juga menunjukkan kreasinya. Ribuan peserta baik perorangan maupun kelompok memperlihatkan kreativitasnya masing-masing.
"Ini merupakan tontonan yang menarik masyarakat Mojokerto, Sidoarjo maupun Surabaya. Dan tradisi ini memang harus kita lestarikan karena dalam rangka untuk menghayati kembali perjuangan para pahlawan kita dalam kemerdekaan. Alhamdulilah setelah diundur akhirnya dilaksanakan lagi untuk kedua kalinya setelah vakum," katanya.
Menurutnya, GMS merupakan gerak jalan yang sangat legenda. GMS merupakan napak tilas perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dari Mojokerto ke Surabaya untuk memperebut kemerdekaan. Ia mengingatkan agar tidak lupa dengan sejarah.
"Kenapa Gerak Jalan Mojokerto-Surabaya ini sangat penting dan sangat bermanfaat. Bagaimana kita meningkatkan kembali perjuangan masyarakat khususnya Jawa Timur untuk menghargai dan kemajuan, dulu untuk mencapai kemerdekaan dan sekarang untuk mencapai kemajuan bangsa dan negara Indonesia," tuturnya.
Khususnya kemajuan Jawa Timur untuk menjadi provinsi yang berakhlak, maju, berkelanjutan dan mendunia. Dan hal tersebut ada dalam spirit Gerak Jalan Mojokerto-Suroboyo yang menjadi bagian yang sangat penting. Pj Gubernur menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, Kadispora, para Bupati, Pj Wali Kota dan seluruh stockholder.
"Sehingga acara ini bisa berjalan. Dan ingat, ini perjalanan yang sangat jauh, kami mohon dari pihak keamanan untuk mengawal jangan sampai ada satu orang peserta yang bermasalah atau insiden kecelakaan. Ini sudah masuk musim hujan, saya sudah melihat ada pengungsi di Mojokerto dan Jombang, alhamdulillah sudah bisa kita berikan semua kebutuhannya," paparnya.
Pj berharap, cuaca bersahabat sehingga para peserta bisa sampai dengan garis finish di Tugu Pahlawan Surabaya tanpa halangan. Pihaknya berharap Gerak Jalan Mojokerto-Surabaya 2024 bisa membawa makna bagi semua dan memberikan kemajuan bagi Jawa Timur. (*)
Editor : M Fakhrurrozi