BANGKALAN - Bunyi mencurigakan dari balik plafon mengagetkan seorang pemilik rumah di Desa Gilianyar, Kecamatan Kamal, Bangkalan. Awalnya, penghuni rumah menyangka suara tersebut berasal dari tikus. Namun, kecurigaan itu berubah menjadi ketakutan saat melihat ekor yang menggantung bukan milik tikus, melainkan biawak.
Sadar akan bahaya, pemilik rumah segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Bangkalan untuk meminta bantuan evakuasi.
Proses Evakuasi Dramatis
Tiga petugas Damkar yang diterjunkan ke lokasi sempat mengalami kesulitan saat naik ke atas plafon. Selain ruang gerak yang sempit, banyaknya rangka galvalum di area plafon membuat petugas harus ekstra hati-hati saat melangkah guna menjebak hewan reptil tersebut.
Baca Juga : Damkar Tangkap Ular Sanca 3 Meter di Area Makam
M. Arif Mahmud, Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Bangkalan, menjelaskan bahwa biawak tersebut cukup gesit sehingga proses evakuasi memakan waktu sekitar 30 menit.
“Kendalanya karena posisi biawak berada di dalam plafon, sehingga petugas agak kesulitan bermanuver. Namun, dengan usaha maksimal dan bantuan alat penjepit yang kami miliki, biawak berukuran sedang tersebut akhirnya berhasil diamankan,” jelas Arif.
Diduga Berasal dari Kebun
Baca Juga : Damkar Evakuasi Tawon Vespa Atap Rumah Warga
Berdasarkan informasi di lapangan, biawak tersebut diduga berasal dari area kebun yang banyak terdapat di sekitar pemukiman warga. Hewan itu diperkirakan naik ke atas plafon dengan memanjat tembok rumah yang kondisinya belum diplester.
Setelah berhasil ditangkap, biawak tersebut dibawa oleh petugas ke markas Damkar agar tidak lagi meresahkan penghuni rumah maupun warga sekitar. Petugas mengimbau warga untuk segera melapor jika menemukan hewan liar yang masuk ke dalam lingkungan rumah demi keamanan bersama. (Moch Sahid/Nata Renata)
Editor : M Fakhrurrozi



















