TULUNGAGUNG - SD Negeri 2 Plandaan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, hanya menerima dua siswa baru pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Kondisi tersebut telah terjadi selama beberapa tahun terakhir hingga memunculkan anggapan di masyarakat bahwa sekolah tersebut telah tutup.
Meski demikian, pihak sekolah memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung normal. Saat ini, total terdapat 16 siswa yang belajar di SDN 2 Plandaan, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6.
Kepala SDN 2 Plandaan, Siti Komariah, mengatakan pihak sekolah sebenarnya telah melakukan berbagai upaya untuk menjaring peserta didik baru sejak tiga hingga empat bulan sebelum SPMB dibuka.
Guru-guru melakukan sosialisasi ke sejumlah taman kanak-kanak, berkoordinasi dengan pihak TK, hingga mendatangi rumah calon siswa secara langsung atau door to door. Namun, dari sejumlah calon siswa yang sempat menyatakan berminat, hanya dua anak yang akhirnya mendaftar.
Baca Juga : Warga Berebut Tumpeng Raksasa, Tradisi Larung Sembonyo Meriahkan Pantai Popoh Tulungagung
"Kami sudah melakukan berbagai cara, mulai sosialisasi ke TK hingga mendatangi rumah calon siswa. Namun, yang benar-benar mendaftar hanya dua orang," ujar Siti Komariah.
Menurutnya, salah satu penyebab rendahnya jumlah pendaftar adalah masih beredarnya isu bahwa SDN 2 Plandaan sudah tidak beroperasi. Setelah ditelusuri, masih banyak warga yang mempercayai kabar tersebut, padahal sekolah tetap aktif menyelenggarakan proses pembelajaran setiap hari.
Untuk menarik minat masyarakat, sekolah memberikan berbagai fasilitas gratis kepada siswa. Bantuan tersebut meliputi seragam, sepatu, buku, hingga perlengkapan sekolah. Selain itu, siswa dari keluarga kurang mampu juga memperoleh bantuan uang saku dan kebutuhan harian.
Baca Juga : Ribuan Warga Turun ke Jalan, Desak Program MBG di Tulungagung Tetap Berjalan
Siti Komariah menjelaskan, seluruh bantuan tersebut berasal dari iuran dan infak sukarela para guru, bukan menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Meski jumlah peserta didik terus menurun, pihak sekolah menegaskan tetap berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan secara maksimal kepada seluruh siswa serta berharap kepercayaan masyarakat terhadap SDN 2 Plandaan dapat kembali meningkat.(Agus Bondan-Beny Setiawan)
Editor : JTV Kediri



















