Menu
Pencarian


30 Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 7 Kota Probolinggo Resmi Mulai Tahun Ajaran Baru

Farid Fahlevi - Senin, 13 Juli 2026 22:13
30 Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 7 Kota Probolinggo Resmi Mulai Tahun Ajaran Baru
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), di Sekolah Rakyat Terintegrasi 7 Kota Probolinggo Senin (13/7/2026). (Foto: Farid Fahlevi)

PROBOLINGGO - Sebanyak 30 siswa baru Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 7 Kota Probolinggo resmi memulai Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026). Hari pertama sekolah diawali dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung penuh semangat dan dibuka langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin.

Kegiatan MPLS digelar di Aula Sekolah Rakyat Terintegrasi 7 Kota Probolinggo. Para siswa datang didampingi orang tua yang mengantarkan mereka untuk memulai pendidikan berasrama. Tahun ini, SRT 7 menerima 30 peserta didik baru yang terdiri atas 15 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Mereka menjadi angkatan kedua yang menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

Pelaksanaan MPLS sekaligus menandai dimulainya kegiatan belajar mengajar di SRT 7 Kota Probolinggo. Selama masa pengenalan, para siswa dikenalkan dengan lingkungan sekolah, tenaga pendidik, tata tertib, serta pola kehidupan di asrama sebagai bekal menjalani proses pendidikan.

Baca Juga :   MBG Libur, Harga Daging Ayam di Probolinggo Turun hingga Rp10 Ribu

Sebelumnya, seluruh siswa sempat direncanakan mengikuti kegiatan belajar di Sekolah Rakyat Kabupaten Pasuruan karena ruang kelas dan asrama di Kota Probolinggo belum mencukupi. Namun, rencana tersebut dibatalkan setelah Pemerintah Kota Probolinggo menyelesaikan penataan sarana dan prasarana.

Sejumlah fasilitas kemudian dialihfungsikan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran. Ruang perpustakaan diubah menjadi ruang kelas, sedangkan kamar yang sebelumnya ditempati guru dan pendamping digunakan sebagai asrama siswa. Penyesuaian tersebut telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Sosial sehingga seluruh peserta didik dapat belajar di Kota Probolinggo tanpa harus dipindahkan ke Pasuruan.

"Alhamdulillah, 30 siswa jenjang SMA Sekolah Rakyat Terintegrasi 7 akhirnya dapat mengikuti MPLS di Kota Probolinggo. Sebelumnya kami melakukan renovasi gedung di sebelah Sekolah Rakyat yang sudah ada, dan langkah tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Sosial," ujar Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin.

Baca Juga :   Demo Delapan Mahasiswa Dikawal 150 Petugas Keamanan

Wali Kota mengatakan, kehadiran Sekolah Rakyat merupakan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu upaya memutus rantai kemiskinan sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik. Ia juga mengajak seluruh siswa memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh serta menjaga disiplin selama menjalani pendidikan.

Di sisi lain,  Pemerintah Kota Probolinggo masih menuntaskan proses administrasi dan perizinan pembangunan gedung Sekolah Rakyat permanen beserta asramanya di Kelurahan Sumbertaman. Gedung baru tersebut ditargetkan mulai digunakan pada Tahun Ajaran 2027 sehingga mampu menampung lebih banyak peserta didik. (*)

Baca Juga :   Disaksikan Ribuan Massa, Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Probolinggo Kompak Dukung Program MBG Dilanjutkan

Editor : A. Ramadhan






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.