MAGETAN - Puluhan warga Kabupaten Magetan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan, Kamis siang. Mereka mendesak percepatan serta transparansi dalam penanganan dugaan korupsi anggaran pokok pikiran (pokir) DPRD Magetan tahun anggaran 2021 hingga 2023.
Dalam aksi tersebut, massa dari berbagai elemen masyarakat membawa poster dan spanduk berisi tuntutan agar proses hukum terhadap kasus dugaan korupsi pokir segera dipercepat. Mereka menilai penanganan perkara berjalan lambat dan belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Padahal, laporan dugaan penyalahgunaan anggaran tersebut telah dilayangkan sejak November 2025. Minimnya keterbukaan informasi kepada publik juga menjadi sorotan para demonstran.
Massa menilai kurangnya transparansi berpotensi memunculkan spekulasi negatif di tengah masyarakat, terutama terkait perkembangan penanganan kasus yang dinilai belum jelas.
Baca Juga : Aktivis Geruduk DPRD Magetan, Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi Pokir
Selain itu, demonstran juga mempertanyakan transparansi peningkatan status perkara ke tahap penyidikan yang disebut telah dilakukan pada 10 April 2026. Informasi tersebut dinilai terlambat diketahui publik sehingga menambah keraguan terhadap proses hukum yang berjalan.
Dalam orasinya, massa mendesak Kejari Magetan untuk lebih terbuka, profesional, serta rutin menyampaikan perkembangan penanganan perkara kepada masyarakat.
Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh Andy Sofyan, menegaskan bahwa penanganan perkara pokir terus berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Proses penanganan perkara ini terus berjalan sesuai ketentuan. Statusnya juga sudah ditingkatkan dan saat ini masih dalam tahap penyidikan,” ujar Moh Andy Sofyan.
Ia juga meminta masyarakat untuk turut mengawal jalannya proses hukum serta memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum dalam menyelesaikan perkara tersebut.
Aksi unjuk rasa berlangsung tertib di bawah pengawasan aparat kepolisian. Setelah menyampaikan tuntutan, massa membubarkan diri dengan harapan penanganan kasus dugaan korupsi pokir di Magetan dapat berjalan lebih transparan dan segera menemukan titik terang.
Editor : JTV Madiun



















