BONDOWOSO - Inilah ribuan massa yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara XII. Mereka menggelar aksi solidaritas damai di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Bondowoso.
Dalam orasinya, massa SPBUN XII menuntut Forkopimda Bondowoso segera mengambil langkah tegas dan cepat atas konflik lahan berkepanjangan yang disertai perusakan aset negara milik PTPN I Regional 5 di Kecamatan Ijen.
Konflik tersebut terjadi sejak September 2023. Aksi perusakan mengakibatkan ratusan ribu pohon kopi rusak serta penguasaan lahan secara ilegal. Situasi memuncak pada tahun 2025 dengan terjadinya berbagai tindakan kekerasan, pembakaran dua rumah dinas yang berstatus cagar budaya, pembakaran kendaraan milik karyawan, serta perusakan bangunan kantor afdeling dan fasilitas kesehatan.
Akibat kondisi tersebut, operasional kebun terganggu dan para pekerja tidak merasakan keamanan. Terbaru, akses jalan menuju Afdeling Kaligedang ditutup serta didirikan posko bernama Pos Sakera yang dinilai semakin menghambat mobilitas karyawan.
Bramantyo, Ketua Umum SPBUN XII, menyatakan aksi ini murni dilakukan oleh para pekerja yang mengharapkan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan hukum dan kepastian keamanan. Pasalnya, banyak pekerja yang saat ini mengalami ancaman dan intimidasi oleh oknum yang diduga ingin menguasai lahan.
Editor : JTV Jember



















