JEMBER - Menurut Ade, Perum Bulog Cabang Jember menurunkan tim langsung ke lapangan untuk melakukan penyerapan jagung dari tingkat petani. Hingga saat ini, Bulog Jember telah menyerap sekitar seratus dua puluh lima ton jagung. Sebelumnya, Bulog juga melakukan pembelian dua puluh lima ton jagung dari kelompok tani di wilayah Jember.
Penyerapan ini merupakan bagian dari target nasional Bulog untuk menyerap satu juta ton jagung. Harga jagung sempat mengalami penurunan pada awal Januari akibat panen serentak.
Saat itu, harga jagung di tingkat petani dengan kadar air tujuh belas hingga delapan belas persen berada di kisaran lima ribu enam ratus rupiah per kilogram. Sementara itu, harga pembelian Bulog ditetapkan sebesar lima ribu lima ratus rupiah per kilogram dengan kadar air tujuh belas hingga dua puluh persen.
Menanggapi kondisi tersebut, Bulog Jember bergerak cepat dengan melakukan penyerapan jagung pipilan kering agar harga di tingkat petani tidak terus tertekan.
Selain jagung, Bulog Jember juga tetap melakukan penyerapan gabah dengan memperhatikan kondisi cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan. Koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan agar penyerapan hasil panen tetap optimal dan tidak merugikan petani.
Editor : JTV Jember



















