PASURUAN - Banjir tak hanya merendam 9 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan, tetapi juga turut merendam Jalur Pantura di Kota Pasuruan. Terpantau, banjir merendam Jalan Raya Pantura di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, pada Rabu (25/3/2026) pagi.
Ketinggian banjir di Kota Pasuruan ini berkisar sekitar 30 cm. Banjir tidak hanya membuat aktivitas warga terganggu, namun juga menghambat laju kendaraan pemudik yang hendak balik usai dari kampung halaman.
Dampaknya, kemacetan terjadi di beberapa titik. Hal ini disebabkan pengguna jalan mengurangi kecepatan agar air tak sampai mengenai pengendara motor.
Sejumlah pengendara motor yang nekad melintas terpaksa harus menuntun kendaraannya akibat mogok. Melihat kondisi ini, sejumlah pemotor memilih tidak melintas dan menunggu air surut.
"Banjir ini sangat menghambat laju pemudik yang hendak balik ke kota," kata Agus, pengendara motor.
Banjir yang merendam di Kota Pasuruan ini, tidak hanya merendam Jalan Pantura, tetapi juga permukiman warga. Puluhan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian 30 cm - 50 cm. Akibatnya, aktivitas warga terganggu.
"Banjir ini mengakibatkan aktivitas warga terganggu. Warga tidak bisa mencuci atau memasak. Selain itu, banjir juga mengakibatkan warga tidak bisa bersilaturahmi ke rumah warga," kata Juariyah, warga. (*)
Editor : M Fakhrurrozi

















