Menu
Pencarian


Anggaran SDA terpangkas, Perbaikan Irigasi di Magetan Terbatas

Portaljtv.com - Jumat, 4 September 2026 18:57
Anggaran SDA terpangkas, Perbaikan Irigasi di Magetan Terbatas
kekeringan Melanda Magetan, Jatim. Ft. Ito Wahyu. (04/09/2026).

MAGETAN - Kemarau membuat ketersediaan air untuk lahan pertanian semakin terbatas. Dalam kondisi ini, jaringan irigasi yang bocor atau rusak dapat memperparah persoalan karena air yang seharusnya mengaliri sawah justru terbuang di perjalanan.

Namun, upaya perbaikan irigasi tahun ini harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Kepala DPUPR Magetan, Muhtar Wahid, menyebut anggaran bidang SDA 2026 yang sebelumnya berkisar Rp15 hingga Rp20 miliar, kini tersisa sekitar Rp7 miliar akibat efisiensi.

Sementara itu, tambahan anggaran melalui P-APBD juga terbatas karena lebih diprioritaskan untuk penanganan jalan rusak.

Di tengah keterbatasan anggaran, DPUPR Magetan mengandalkan penanganan berdasarkan skala prioritas. Pemerintah juga mengoptimalkan lima UPTD, HIPPA, dan GHIPPA untuk menangani kerusakan maupun kebocoran saluran irigasi.

Pemerintah turut mendorong gotong royong masyarakat dengan menyiapkan stimulan material seperti pasir dan semen untuk perbaikan saluran secara swadaya.

Dukungan dari pemerintah pusat juga masih menjadi andalan. Melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025, Magetan mendapat dukungan rehabilitasi Daerah Irigasi Dam Jejeruk senilai sekitar Rp38 miliar.

Selain itu, terdapat dukungan untuk pembangunan sumur dan perbaikan jaringan irigasi sekitar Rp13,9 miliar.

Di tengah kondisi kemarau, perbaikan jaringan irigasi menjadi penting agar ketersediaan air tetap terjaga dan beban petani tidak semakin berat akibat pompa yang harus bekerja lebih lama.(Ramadhan Rio).

Editor : Ferry Maulina






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.