SIDOARJO - Rabu siang (02/09/2026) kantor SPPG Kalitengah di Sidoarjo Jawa Timur disidak Forkopimda kabupaten Sidoarjo dari mulai bupati, wakil bupati, kapolres hingga pihak perwakilan BGN Jatim.
Mereka mengecek kondisi sejauh mana kondisi riil di lapangan. Pihak BGN Jawa Timur sebutkan untuk saat ini proses investigasi masih dilakukan. Dimana untuk SPPG kalitengah Tanggulangin ini disuspens, diberhentikan operasionalnya sementara hingga menunggu investigasi dari BGN pusat.
Sementara itu bupati Sidoarjo Subandi tegaskan pengawasan nantinya diminta diperketat, dimana dari data yang ada total 170 SPPG di Sidoarjo ada sebanyak 31 SPPG yang belum berijin.
Update terbaru, Subandi sampaikan ada 516 pasien yang alami keracunan massal dengan 427 pasien telah keluar dari rumah sakit sebanyak 88 pasien dan 1 pasien masih tahap observasi//
Seperti diketahui di SPPG Kalitengah Sidoarjo ini total SPPG melayani 19 sekolah lain selain dua jenjang pendidikan di pondok pesantren Mambaul Hikam sediakan 2800 porsi makanan untuk ponpes ada sekitar 1000 porsi yang didistribusikan.
Adapun menurut Teguh Bayu Wibowo Wakil Koordinator Regional BGN Jatim menyampaikan ada 7 sekolah yang terdampak dari keracunan massal MBG ini, dua di pondok pesantren dan lima sekolah lainnya di luar pondok pesantren. (Bagoes Ri)
Editor : Ferry Maulina



















