BONDOWOSO - Sebulan terakhir, musim kemarau melanda Kabupaten Bondowoso sehingga wilayah yang mengalami kekeringan semakin meluas. Sejumlah warga telah mengalami krisis air bersih untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak. Beberapa sumber air yang ada mulai mengering dan tidak lagi mengalir.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Bondowoso, saat ini tercatat sebanyak 20 dusun di 9 kecamatan mengalami krisis air bersih. Petugas gabungan dari Polres Bondowoso dan BPBD setempat mulai melakukan dropping air bersih ke sejumlah titik berdasarkan permintaan masyarakat.
Salah satunya berada di Dusun Sumber Biru, Desa Klabang, Kecamatan Tegalampel. Kedatangan truk tangki air bersih disambut warga yang telah berjajar membawa puluhan jeriken. Petugas kemudian mengalirkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak warga.
Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, mengatakan bahwa setiap hari pihaknya mengirimkan 15 ribu liter air bersih ke dusun-dusun terdampak. Berdasarkan keterangan warga, ketika tidak ada distribusi air bersih, masyarakat harus mengambil air dari sumber yang berjarak sekitar dua kilometer.
Masyarakat diminta segera melaporkan kondisi kekurangan air bersih kepada Bhabinkamtibmas di desa masing-masing agar dapat segera ditindaklanjuti dengan pendistribusian air bersih.
Editor : JTV Jember



















