SIDOARJO - Langkah Persida U-17 harus terhenti di babak semifinal Soeratin Piala Gubernur Jatim 2026 usai mengakui keunggulan tim Persebaya U-17. Kendati demikian, kekalahan tersebut tak melunturkan dukungan moral bagi para pemain muda Laskar Jenggolo.
Ketua KONI Sidoarjo , M. Rafi Wibisono, yang hadir langsung memberikan dukungan di Stadion Jenggolo meminta para pemain tidak berkecil hati. Menurutnya, dinamika menang dan kalah merupakan hal yang wajar dalam sebuah kompetisi olahraga.
"Kalah atau menang itu biasa. Yang berharga adalah pengalaman yang didapat. Ini bukan akhir dari semuanya, justru ini awal kita untuk berkarier," ujar Rafi di lokasi.
Rafi menegaskan bahwa turnamen di kelompok umur merupakan bagian penting dari proses pembinaan atlet. Pengalaman yang diperoleh pemain, baik saat latihan maupun bertanding, menjadi modal berharga untuk melangkah ke level yang lebih tinggi.
"Masih ada kompetisi-kompetisi selanjutnya yang menanti, jadi tidak usah merasa putus semangat, tetap semangat. Usia 17 tahun ini masih sangat berpotensi untuk dikembangkan," tuturnya.
Ditempa untuk Skuad Porprov Jatim
Kehadiran Rafi mendampingi tim secara langsung juga dimanfaatkan untuk memantau potensi-potensi muda yang ada di Sidoarjo. KONI Sidoarjo bersama Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Sidoarjo berkomitmen terus mengawal proses pembinaan berkelanjutan bagi para atlet daerah.
Hasil dari ajang Soeratin U-17 ini nantinya akan dijadikan bahan evaluasi sekaligus penjaringan pemain untuk membentuk skuad yang lebih matang dalam menghadapi ajang bergengsi, seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.
"Melalui penjaringan kelompok umur U-17 ini, nanti kita juga akan mempersiapkan tim yang lebih matang lagi untuk berlaga di Porprov mendatang. Kalah di sini bukan berarti selesai," tegas Rafi.
Ia memastikan KONI Sidoarjo akan selalu hadir memfasilitasi dan mendukung kegiatan pembinaan di seluruh cabang olahraga, khususnya sepak bola, agar mampu melahirkan atlet potensial yang membanggakan Kabupaten Sidoarjo.
Sebelum melaju ke babak semifinal, Persida U-17 tampil meyakinkan dengan menumbangkan PS HW Ponorogo dua gol tanpa balas di babak 8 besar, sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Persebaya U-17 di fase empat besar.
Editor : Iwan Iwe



















