PASURUAN - Memperingati hari jadi ke-85, Manajemen Kebun Raya Purwodadi menggelar aksi penanaman bibit pohon Meranti, salah satu tanaman khas Indonesia, di area lapangan Kebun Raya Purwodadi, Jumat (30/1/2026).
Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, jajaran Dinas Pariwisata, serta perwakilan sekolah-sekolah di lingkungan sekitar Kebun Raya.
Komitmen Menuju Laboratorium Hidup
Branch Manager Kebun Raya Purwodadi, Geri Barnas Saputra, menegaskan bahwa keterbukaan dan kolaborasi dengan berbagai pihak adalah kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan nilai penting Kebun Raya di mata publik.
"Dengan kolaborasi semua pihak, terutama pemerintah daerah, nilai Kebun Raya bisa meningkat kembali melalui pelayanan yang ada saat ini," ujar Geri usai melakukan penanaman pohon.
Ia juga menekankan bahwa Kebun Raya Purwodadi bukan sekadar tempat wisata, melainkan institusi yang memegang lima fungsi vital: Konservasi, Penelitian, Pendidikan, Wisata Alam.
Saat ini, Kebun Raya Purwodadi tercatat mengoleksi sekitar 22 ribu tanaman dengan lebih dari 7 ribu pohon, menjadikannya aset penting bagi dunia pendidikan dan pelestarian hayati.
Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menyambut baik transformasi Kebun Raya yang kini semakin terbuka dalam memberikan informasi dan akses bagi masyarakat.
"Kebun Raya saat ini lebih mudah diakses untuk kebutuhan pemerintah hingga dunia pendidikan. Fungsinya sangat banyak, mulai dari riset hingga rekreasi, ini sangat membantu daerah," ungkap Shobih.
Edukasi Melalui Pembagian Bibit
Sebagai penutup rangkaian acara, manajemen Kebun Raya Purwodadi membagikan bibit pohon asli Indonesia kepada para tamu undangan.
Langkah ini bertujuan agar masyarakat ikut serta melakukan konservasi di lingkungan tempat tinggal masing-masing sekaligus mengenal lebih dekat kekayaan flora nusantara. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















