Menu
Pencarian

Donor Darah BIMITS 2026, ITS Sumbang 94 Kantong Darah ke ITD RSUD Dr Soetomo

Portaljtv.com - Rabu, 6 Mei 2026 10:15
Donor Darah BIMITS 2026, ITS Sumbang 94 Kantong Darah ke ITD RSUD Dr Soetomo
Pasangan suami istri (pasutri) Alumni ITS saat mendonorkan darahnya dalam B-Healthy BIMITS 2026 di Hall ITS, Selasa (5/5/2026). (Foto: Radian Jadid)

SURABAYA - Suasana Hall Tower 1 lantai 1 Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember tampak lebih ramai dari biasanya pada Selasa (5/5/2026).

Antusiasme pada kegiatan donor darah dan pemeriksaan mata gratis terlihat sejak awal pelaksanaan, dengan peserta baik dari kalangan dosen-tendik, mahasiwa dan alumni, yang datang silih berganti untuk berpartisipasi.

Ratusan peserta turut ambil bagian dalam kegiatan B-Healthy BIMITS 2026, yang menjadi wadah berbagi melalui setetes darah sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan. Hal ini menunjukkan tingginya kepedulian ekosistem kampus (terutama mahasiswa) terhadap sesama, sejalan dengan tujuan kegiatan yang berfokus pada aspek sosial dan kesehatan.

B-Healthy BIMITS 2026 yang mengambil tema “Setetes Darah, Sejuta Harapan” merupakan program kerja dari Departemen Sosial Masyarakat (Sosmas) Bidik Misi ITS (BIMITS). Kegiatan ini menghadirkan dua layanan utama, yaitu donor darah dan pemeriksaan mata gratis, yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Instalasi Transfusi Darah (ITD) RSUD Dr Soetomo dan Surabaya Eye Clinic, serta didukung penuh Direktorat Kemahasiswaan ITS, ITS93, RSTKK, TFKKITS, dan KSR PMI ITS

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, Prof. Nurul Widiastuti, S.Si., M.Si., Ph.D. menyampaiakan apresiasinya. Ia merasa salut dan bangga mahasiswa menjalankan kegiatan kemanusiaan dan kepedulian sosial. 

“Melalui kegiatan semacam ini dapat meningkatkan rasa empati dan menambah kapasitas mahasiswa diluar kemampuan akademik. Juga menjadi tempat interaksi dosen-mahasiswa-alumni bersinergi untuk kemanusiaan. Kami mewakili Rektor ITS mengapresiasi kegiatan semacam ini, dan perlu untuk dilanjutkan dan terus dikembangkan sehingga semakin berdampak.” harap Nurul.   

Sementara itu Radian jadid (Ketua Harian ITS93) dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini merupakan bentuk kolaborasi kampus (dosen-tendik), mahasiswa dan alumni guna menciptakan ekosistem kerelawanan dan kemanusiaan khususnya di ITS

“Para alumni, khususnya ITS93 mendukung penuh kegiatan kemanusian sebagai upaya meningkatkan kepedulian bagi adik-adik mahasiswa, juga sebagai tempat untuk melatih kemampuan mengelola kegiatan, bekerja sama dan memupuk jiwa kepemimpinan. Ini adalah bagian dari proses menghantarkan adik-adik mahasiswa memiliki kecapakan akademik-nonakademik memasuki dunia kerja setelah lulus kuliah. Kedepan, kolaborasi yang dinaungi Direktorat Kemahasiwaan ITS dengan melibatkan mahasiswa / ormawa serta alumni dan stakeholder terkait dapat diperkuat dan dilanjutkan.” tutup Jadid. 

Ahmad Rizal (Ketua BIMITS) menjelaskan bahwa panitia membuka pendaftaran online maupun secara langsung di lokasi kegiatan. Dari target 70 orang pendaftar-pendonor, tercatat sebanyak 178 orang melakukan pendaftaran dan berpartisipasi. Dari jumlah tersebut, 132 orang mengikuti proses skrining, dengan hasil 95 orang dinyatakan lolos dan 37 orang tidak lolos karena tidak memenuhi syarat. Dari 95 pendonor didapatkan 94 kantong darah (1 orang gagal sadap). Secara keseluruhan, tingkat kelolosan pendonor mencapai sekitar 72%, sedangkan 28% lainnya belum dapat mendonor.

Nisful Lailiya A. Md. AK. (ITD RSUD Dr Soetomo), menjelaskan bahwa kegiatan donor darah seperti ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit yang cukup tinggi setiap bulannya.

“Antusias peserta sangat baik. Target pendaftar sudah tercapai dan bahkan masih terus bertambah. Kegiatan seperti ini sangat membantu kebutuhan darah di rumah sakit,” jelas Ibu Nisful.

Ia juga menambahkan bahwa kebutuhan darah dapat mencapai 8.000 hingga 10.000 kantong per bulan, sehingga keberadaan kegiatan donor darah menjadi sangat penting dalam menjaga ketersediaan stok darah.

Selain donor darah, kegiatan ini juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan mata gratis yang mendapat respons positif dari peserta. Melalui pemeriksaan tersebut, sekitar 75% peserta terdeteksi memiliki gangguan penglihatan seperti minus atau silinder yang sebelumnya tidak disadari.

Padmin Amin (Surabaya Eye Clinic), mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat langsung sekaligus menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa.

“Banyak peserta yang awalnya tidak menyadari adanya keluhan pada mata. Setelah diperiksa, mereka jadi lebih memahami kondisi penglihatannya,” ungkap Padmin.

Ia juga mengapresiasi panitia atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai berjalan dengan baik.

“Panitia cukup proaktif dan komunikatif. Kegiatan seperti ini sangat baik dan semoga bisa terus berlanjut,” tambahnya.

Dwi Febrianti (Ketua Pelaksana B-Healthy BIMITS 2026) menjelaskan bahwa melaui kegiatan ini, panitia berharap kesadaran untuk donor darah dapat terus ditingkatkan dan menjadi kebiasaan rutin. Selain itu, pemeriksaan kesehatan seperti ini diharapkan dapat membantu deteksi dini berbagai gangguan kesehatan.

Kegiatan B-Healthy BIMITS 2026 menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam bidang sosial dan kesehatan. Tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga menumbuhkan budaya peduli dan semangat berbagi di lingkungan kampus. 

“Sangat bersyukur sekali karena B-Healthy BIMITS 2026 dapat berjalan lancar dan antusias pendaftar sangat melebihi ekspektasi. Saya berharap kegiatan B-Healthy bisa berlanjut dari tahun ke tahun sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat.” Pungkas Dwi. (*)

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.