LUMAJANG - Universitas Lumajang (Unilu) menggelar seminar dan forum diskusi kebudayaan bertema Strategi Memajukan Budaya dalam Tantangan Teknologi Modern di aula kampus setempat. Kegiatan ini digelar untuk menjaga dan memperkuat peran aktif generasi muda dalam pelestarian budaya lokal di tengah pesatnya kemajuan teknologi digital.
Acara yang dihadiri puluhan mahasiswa dan tokoh pemerhati budaya ini diinisiasi oleh Firman Firdhousi Soetanto, tokoh muda nasional asal Lumajang sekaligus Ketua Umum Koalisi Pemuda Indonesia. Kegiatan terselenggara atas kerja sama antara Koalisi Pemuda Indonesia, Kementerian Kebudayaan RI, dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lumajang.
Forum ini menjadi wadah untuk menggali literasi dan bertukar gagasan antara mahasiswa, tokoh budaya, serta akademisi. Berbagai strategi dibahas untuk menjaga eksistensi dan nilai-nilai budaya di tengah derasnya arus digitalisasi.
Menurut Firman Firdhousi Soetanto, kegiatan seperti ini penting agar generasi muda tidak kehilangan akar budaya di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat.
Baca Juga : Ratusan BEM di Jatim Wujudkan Program Mahasiswa Berdampak
Rektor Universitas Lumajang, Dr. Sudjatmiko, menyambut baik gelaran ini. Ia menilai, di era kemajuan teknologi yang pesat, pergeseran budaya sangat mungkin terjadi. Karena itu, pemahaman mengenai budaya dianggap penting sebagai teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa Universitas Lumajang, M. Lutfi Zainur Rizal, berharap para peserta, khususnya mahasiswa, dapat membawa dan menemukan pemahaman tentang nilai-nilai budaya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Universitas Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan terlibat aktif dalam upaya penanaman nilai-nilai budaya serta pelestariannya, baik di lingkungan akademik maupun masyarakat luas. (Ni Luh Ayu)
Baca Juga : BEMSI Geruduk Polrestabes Surabaya Desak Rekannya Dibebaskan
Editor : M Fakhrurrozi




















