BOJONEGORO - Alam yang asri adalah warisan berharga bagi anak-anak. Menjaganya tetap lestari bukan sekadar tanggung jawab, tetapi juga kebiasaan yang perlu ditanamkan sejak dini. Hal itulah yang dilakukan Komunitas Sanggarjati Bojonegoro dengan mengajak anak-anak terlibat langsung dalam penyuluhan pengolahan sampah dan penanaman bibit pohon. Dari kegiatan sederhana itu, mereka belajar bahwa menjaga lingkungan dimulai dari diri sendiri.
Melalui aksi penanaman pohon bersama yang dilaksanakan pada 28 Maret 2026 di Desa Mlideg, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Sanggarjati Bojonegoro berkolaborasi dengan PT Raharja Energi Cepu Tbk menggelar penyuluhan pengolahan sampah. Kegiatan ini juga dilanjutkan dengan distribusi bak sampah ke sejumlah fasilitas umum dan sekolah. Kolaborasi tersebut dinilai sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR), khususnya di bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan ekonomi.
Keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini menjadi bagian kolaborasi yang dibangun anatara perusahaan dan masyarakat. Perangkat desa, tenaga kesehatan, karang taruna, serta ibu-ibu PKK turut ambil bagian, menunjukkan adanya kesadaran kolektif masyarakat Desa Mlideg dalam menjaga lingkungan. Partisipasi lintas elemen ini menjadi bukti bahwa upaya pelestarian lingkungan membutuhkan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak dan masyarakat tidak hanya dikenalkan pada pentingnya membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga diajarkan cara sederhana mengelola sampah di lingkungan sekitar. Kegiatan ini dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon sebagai agenda utama, di mana lebih dari 50 bibit ditanam di lahan kosong balai desa. Melalui kegiatan ini, mereka belajar bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana, baik melalui kebiasaan sehari-hari maupun aksi nyata.
Baca Juga : Kebakaran Rumah di Bojonegoro, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah
Kegiatan ini menjadi penting mengingat kondisi lingkungan di Bojonegoro yang mulai mengalami penurunan, khususnya dalam keberlangsungan pohon sebagai sumber oksigen dan penyangga ekosistem. Minimnya penanaman kembali menjadi salah satu faktor yang memicu kondisi tersebut.
Founder Sanggarjati Bojonegoro, Fahrudin Imam Nurkolis, menyampaikan bahwa kolaborasi melalui program “Jaties Ngaruh” memberikan dampak langsung bagi masyarakat desa. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat, khususnya anak-anak, dalam menjaga lingkungan sejak dini. Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti menyiram tanaman, memungut sampah, dan saling mengingatkan menjadi langkah awal dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan demikian, Sanggarjati berupaya menjaga amanah masyarakat sebagai ruang tumbuh bagi anak-anak agar berkembang dengan kesadaran terhadap lingkungannya. Mereka diharapkan mampu merawat dan menjaga lingkungan tempat tinggalnya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Baca Juga : PLN Bojonegoro Resmikan B’caker, Dorong Transisi Becak Listrik Ramah Lingkungan
“Harapan kami tidak berhenti sampai di sini. Masih banyak yang perlu dilakukan, terutama dalam memperjuangkan isu lingkungan bersama. Kami ingin anak-anak lebih peka terhadap sekitarnya, melalui edukasi yang ditanamkan sejak dini, sehingga masa depan mereka tidak perlu terlalu dikhawatirkan,” ujarnya.
Direktur PT Raharja Energi Cepu Tbk, Alexandra Sinta Wahjudewanti, menambahkan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam memajukan desa melalui kolaborasi serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah pemberdayaan masyarakat dalam mengembangkan potensi desa.
“Masyarakat memiliki peran penting untuk memajukan desa melalui kolaborasi. Dengan begitu, tugas kita tidak hanya menjaga, tetapi juga merawat lingkungan agar potensi yang ada dapat terus berkembang,” ujarnya.(Luluk Listiani)
Baca Juga : Pemkab Bojonegoro Serahkan 107 Unit Kendaraan Operasional KDMP
Baca Juga : Jelang Lebaran, Masyarakat Mulai Berburu Jajan Lebaran, Supermarket Mulai Ramai
Editor : Iwan Iwe



















