Menu
Pencarian

Untag Surabaya dan UTHM Malaysia Resmi Jalin MoU Pertukaran Dosen dan Mahasiswa

Selvy Wang - Rabu, 8 April 2026 18:30
Untag Surabaya dan UTHM Malaysia Resmi Jalin MoU Pertukaran Dosen dan Mahasiswa
Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat dan perwakilan UTHM Malaysia.

SURABAYA - Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional dengan menjalin kerja sama resmi bersama Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). Penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara kedua lembaga berlangsung pada Selasa, 7 April 2026,

Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat, M.Kom., Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., CISA., hadir secara langsung untuk menandatangani dokumen kerja sama tersebut bersama jajaran pimpinan dari Centre of Graduate Studies (CGS) UTHM.

Dalam acara tersebut, Wakil Rektor II UNTAG Surabaya bertindak mewakili pihak Untag Surabaya, sementara dari pihak Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, penandatanganan dilakukan oleh Assoc. Prof. Ir. Dr. Rahisham Bin Abd Rahman selaku Deputy Dean (Graduate Development) Centre of Graduate Studies UTHM, yang juga didampingi oleh oleh Dean Centre of Graduate Studies Universiti Tun Hussein Onn Malaysia - Prof. Dr. Mohamad Zaky bin Noh.

Berdasarkan dokumen LoI yang telah disepakati, kedua institusi akan bekerja sama dalam berbagai bidang strategis, terutama di ranah keteknikan (engineering). Ruang lingkup kerja sama meliputi program penelitian bersama, pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga :   Untag Surabaya dan UTHM Jalin Kerjasama Riset, Akademik dan Publikasi

Seluruh program ini dilandasi oleh prinsip kesetaraan, timbal balik, kesukarelaan, serta kejujuran dan itikad baik, sekaligus tetap mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku di Republik Indonesia maupun Malaysia.

Dalam sambutannya usai penandatanganan, Wakil Rektor II Untag Surabaya menyampaikan antusiasme dan harapannya terhadap kerja sama ini.

"Kami sangat menyambut baik kolaborasi dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia. Ini adalah langkah nyata Untag Surabaya untuk mendunia dan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi dosen serta mahasiswa kami untuk berkembang di tingkat internasional. Bidang teknik adalah salah satu unggulan kami, dan dengan kerja sama ini, kami yakin akan terjadi akselerasi dalam riset, publikasi, dan pertukaran ilmu pengetahuan," ujar Supangat.

Lebih lanjut, Supangat, Ph.D menegaskan bahwa kehadirannya langsung dalam penandatanganan ini menunjukkan keseriusan Untag Surabaya dalam menjalankan setiap poin perjanjian.

"Kami tidak hanya sekadar menandatangani dokumen, tetapi berkomitmen untuk mengimplementasikan setiap program kerja sama ini. Saya berharap dalam lima tahun ke depan, kita sudah bisa melihat banyak mahasiswa dan dosen yang merasakan manfaat langsung dari LoI ini," tambahnya.

Sementara itu, Assoc. Prof. Ir. Dr. Rahisham Bin Abd Rahman sebagai Dekan Centre of Graduate Studies UTHM juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kolaborasi ini.

"UTHM melalui Centre of Graduate Studies memiliki visi untuk mencetak profesional-profesional unggulan. Kami melihat UNTAG Surabaya sebagai mitra yang tepat di Indonesia karena memiliki visi yang sejalan dalam pengembangan sumber daya manusia di tingkat pascasarjana. Saya sangat mengapresiasi kehadiran langsung Wakil Rektor II UNTAG Surabaya, Pak Supangat, yang menunjukkan dedikasi tinggi terhadap kerja sama ini," ujar Dr. Rahisham.

Prof. Ir. Dr. Rahisham juga menambahkan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti LoI ini dengan program-program konkret.

"Ke depan, kami akan merancang skema pertukaran mahasiswa yang terstruktur, penelitian kolaboratif dengan pendanaan bersama, serta kegiatan pengabdian masyarakat lintas negara. Kami ingin mahasiswa dan dosen dari kedua universitas benar-benar merasakan bahwa mereka bagian dari komunitas akademik global," jelas Dr. Rahisham.

Berdasarkan dokumen yang telah ditandatangani, LoI ini berlaku efektif sejak 6 April 2026 dan akan tetap berlaku untuk jangka waktu lima tahun ke depan. Setelah periode tersebut berakhir, perjanjian dapat dilanjutkan kembali atas dasar kesepakatan bersama antara kedua belah pihak tanpa perlu menandatangani perjanjian baru dari awal.

Penandatanganan LoI ini dilatarbelakangi oleh semangat kemitraan dan kepentingan bersama antara Cooperation Office Untag Surabaya dan Centre of Graduate Studies UTHM. Kedua institusi sepakat untuk mempromosikan kerja sama dalam program akademik berdasarkan prinsip-prinsip yang sudah disepakati, termasuk kesetaraan, timbal balik, kesukarelaan, serta kejujuran dan itikad baik.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan akan terjadi peningkatan kualitas riset, pengayaan wawasan akademik bagi mahasiswa dan dosen, serta penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia di bidang pendidikan tinggi. Fokus utama pada bidang teknik juga dinilai strategis mengingat kedua negara sedang gencar membangun infrastruktur dan mengembangkan teknologi.

Acara penandatanganan ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi singkat mengenai langkah-langkah teknis implementasi program kerja sama. Supangat dan Dr. Rahisham sepakat untuk segera membentuk tim kecil yang akan merumuskan program prioritas dalam tiga bulan ke depan.

Dengan terlaksananya penandatanganan LoI ini, Untag Surabaya dan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia resmi menjadi mitra strategis yang siap bergerak bersama dalam memajukan dunia pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di kawasan Asia Tenggara. (*)

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.