NGAWI - Suasana tenang di Dusun Cumpleng, Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Ngawi, berubah mencekam setelah seorang pemancing dilaporkan tenggelam di Waduk Pondok pada Selasa sore (10/12/2024). Korban, yang diketahui bernama Budiono (47), awalnya sedang memancing bersama temannya.
Menurut informasi yang dihimpun, Budiono tenggelam saat berusaha mengambil alat pancing yang terseret arus air. Namun, naas menimpa, ia justru terseret lebih jauh ke tengah waduk dan sempat berteriak meminta tolong sebelum akhirnya hilang di bawah permukaan air. Kedalaman waduk yang mencapai lebih dari dua meter membuat upaya penyelamatan oleh teman korban tidak berhasil.
Kapolsek Bringin, AKP Suyitno, menjelaskan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan relawan dan petugas BASARNAS begitu menerima laporan. Setelah pencarian intensif selama dua jam menggunakan perahu karet, jasad korban berhasil ditemukan di dasar waduk oleh penyelam dari tim SAR.
"Upaya pencarian korban Budiono yang tenggelam di Waduk Pondok telah membuahkan hasil. Karena semangat dan kekompakan tim terpadu, jasad korban ditemukan dalam keadaan utuh," ujar AKP Suyitno.
Dari hasil identifikasi oleh tim kesehatan, korban dinyatakan meninggal murni karena kecelakaan air. Jarak lokasi korban ditemukan sekitar 20 meter dari tempat awal ia tenggelam.
"Hasil identifikasi dari tim kesehatan dinyatakan murni tenggelam, jarak dari lokasi awal kurang lebih 20 meter. Korban ditemukan oleh petugas penyelam BASARNAS," tambah AKP Suyitno.
Setelah dilakukan visum luar oleh tim medis, jasad Budiono langsung dievakuasi ke rumah duka di Desa Ngale untuk segera dimakamkan di pemakaman umum setempat.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati saat melakukan aktivitas di sekitar perairan, terutama di musim penghujan ketika arus air menjadi lebih deras dan berbahaya. (Ito Wahyu/Dhelfia Ayu)
Editor : Iwan Iwe