SURABAYA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur berhasil mengidentifikasi kembali 17 jenazah korban ambruknya Musala Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran, Sidoarjo.
"Hari ini, Selasa, 7 Oktober 2025 pukul 20.26 WIB, Tim DVI Polda Jawa Timur berhasil mengidentifikasi 17 jenazah dari 18 kantong jenazah yang dikirimkan ke RS Bhayangkara Surabaya," kata Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Khusnan Marzuki di RS Bhayangkara Surabaya.
Khusnan menambahkan, salah satu hasil identifikasi merupakan gabungan dari dua kantong jenazah yang setelah melalui tes DNA dan pemeriksaan medis ternyata milik satu korban.
“Jadi, satu tubuh setelah tes DNA serta pemeriksaan medis. Kami gabungkan antara pemeriksaan medis dan DNA, hasilnya satu orang dari dua kantong jenazah. Atas nama Moh. Ali Sirojuddin, laki-laki, 13 tahun,” ujar Khusnan.
Adapun korban yang teridentifikasi pada 7 Oktober 2025, sebagai berikut:
1. Muhammad Ahmad Fahmi, 15 tahun, warga Kampung Karanganyar RT 004/ RW 009, Banyuwajuh, Kamal, Bangkalan. Teridentifikasi melalui DNA dan medis.
2. Muhammad Reza Shafi’i Akbar, 14 tahun, warga Brogol Kauman 2-98 RT 003/ RW 014, Penelengan, Kota Surabaya. Teridentifikasi melalui dan medis.
3. Habibuddin Yarkasih, 13 tahun, warga Balongsari Taman 8A-6 RT 004/RW 005, Balongsari, Tandes, Surabaya. Teridentifikasi melalui DNA, medis, dan properti pribadi.
4. Muhammad Rizki Maulana Syakutra, 16 tahun, warga Wadungasih RT 10/ RW 3, Buduran, Sidoarjo. Teridentifikasi melalui DNA, medis, dan properti pribadi.
5. Muhammad Ubaidillah, 17 tahun, warga Dusun Baruan, Karangpote, Blega, Bangkalan. Teridentifikasi melalui DNA dan medis.
6. Bintiawan Narendra Sugiarto, 16 tahun, warga Manyung Tengah RT 2/ RW 3, Manyung, Babat, Lamongan. Teridentifikasi melalui DNA dan medis.
7. Muhammad Ali Sirojudin, 13 tahun, warga Dupak Rukun II No.111 RT 12/ RW 02, Dupak, Krembangan, Surabaya. Teridentifikasi melalui DNA dan medis.
8. Muhammad Azam Habibi, 14 tahun, warga Sidotopo Jaya Gang Lebar 37/2, Sidotopo, Semampir, Surabaya. Teridentifikasi melalui DNA, medis, dan properti pribadi.
9. M. Maulidi Asami Kamil, 16 tahun, warga Dusun Kebunsari, Karanggayam, Blega, Bangkalan. Teridentifikasi melalui DNA dan medis.
10. Ahmad Fatoni Abil Falah, 17 tahun, warga Dusun Sodim RT 2/ RW 5, Tanggunggunung, Tanjungbumi, Bangkalan. Teridentifikasi melalui DNA dan medis.
11. M. Azzan Albi Alfa Iman, 17 tahun, warga Dusun Kebunsari, Karanggayam, Blega, Bangkalan. Teridentifikasi melalui DNA dan medis.
12. Khoirul Muttaqin, 18 tahun, warga Jalan KH. Hasyim Asy’ari Gang Dua RT 1/ RW 8, Banjar Melati, Mojoroto, Kota Kediri. Teridentifikasi melalui DNA dan medis.
13. Farhan, 17 tahun, warga Jalan Putat Gede Selatan 15/69 RT 6 RW 3, Putat Gede, Sukomanunggal, Surabaya. Teridentifikasi melalui DNA dan medis.
14. Saifuddin, 15 tahun, warga Dusun Burneh Olog, Pajeruan, Geger, Bangkalan. Teridentifikasi melalui medis dan properti pribadi.
15. Ahmad Rifari Haikal Nur, 17 tahun, warga Jalan A. Yani Suprapto 6E/15 RT 3/ RW 3, Sidokumpul, Gresik. Teridentifikasi melalui sidik jari dan medis.
16. Muhammad Ubaidillah, 15 tahun, warga Jalan Swadaya Gang Tunas Harapan RT 97/ RW 8, Pal 9, Sungai Kakap. Teridentifikasi melalui medis dan properti pribadi.
17. Ahmad Albi Fahri, 13 tahun, alamat Hang Tuah 7/20 RT 7/ RW 9, Semampir, Surabaya. Teridentifikasi melalui gigi dan medis.
Hingga hari ini, tim gabungan DVI telah berhasil mengidentifikasi 34 korban dari total 67 kantong jenazah yang diterima sejak awal proses evakuasi.
"Sampai dengan hari ini, tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi total 34 korban dari 67 kantong jenazah yang diterima. Proses operasi DVI masih terus berjalan dengan pendalaman data ante morterm dan post mortem," ujar Kombes Pol Khusnan.
Hari ini, Basarnas menutup secara resmi operasi pencarian korban ambruknya musala Pondok Pesantren Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Basarnas menyatakan seluruh korban yang tertimbun reruntuhan telah ditemukan, dan puing bangunan kini telah rata dengan tanah.
Korban dalam kejadian ini mencapai 171 orang. Rinciannya 104 korban selamat dan 67 korban meninggal dunia, termasuk 8 body part. Dari puluhan korban meninggal dunia, 34 telah teridentifikasi. (*)
Editor : A. Ramadhan



















