TULUNGAGUNG - Bertahun-tahun Mbah Waqilah hidup cemas di bawah atap bocor dan dinding lapuk. Kini, warga Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, itu akhirnya menempati rumah yang layak dan sehat. Renovasi rampung lewat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0807/Tulungagung, lengkap dengan jamban yang memadai.
Sebelum tersentuh TMMD, kondisi rumah lansia itu sangat memprihatinkan. Dinding rapuh dimakan usia, atap kerap bocor saat hujan, dan tidak ada jamban yang layak. Mbah Waqilah dan keluarganya pun kesulitan memenuhi kebutuhan sanitasi sehari-hari.
Lewat TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026, Kodim 0807/Tulungagung merehab struktur bangunan utama agar kokoh, aman, dan nyaman dihuni. Satgas TMMD juga membangun fasilitas jamban agar rumah tersebut memenuhi standar kesehatan lingkungan.
Hasil pengerjaan fisik itu ditinjau langsung Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Kolonel Arh Budyanto Putro Sudarsono. Ia didampingi Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio. Peninjauan itu untuk memastikan seluruh sasaran fisik benar-benar siap dan memberi manfaat nyata bagi warga.
Baca Juga : Usai Keluar dari Wahana Rumah Hantu, Pengunjung di Tulungagung Meninggal Dunia
“Kami ingin memastikan hasil pembangunan ini betul-betul bisa dirasakan masyarakat dan layak digunakan,” ujar Budyanto
Bagi Mbah Waqilah, rumah baru itu menghadirkan rasa aman yang lama ia dambakan. “Alhamdulillah, sekarang tidak takut lagi kalau hujan deras,” tuturnya.
Program TMMD ke-130 ini menjadi bukti komitmen Kodim 0807/Tulungagung menjawab kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu. Rumah yang semula memprihatinkan kini menjadi hunian sehat, layak, dan manusiawi. Sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat di Tulungagung. (M. In'am Afif)
Editor : JTV Kediri



















