Menu
Pencarian


Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah: Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi dan Dukung Sekolah Rakyat

Portaljtv.com - Sabtu, 7 November 2026 18:57
Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah: Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi dan Dukung Sekolah Rakyat
Sekolah Rakyat (foto : PUPR)

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meluangkan waktu mengunjungi Sekolah Rakyat guna melihat secara langsung fasilitas pendidikan yang tersedia sekaligus berbagi kebahagiaan dan semangat bersama para siswa. Ajakan dan laporan perkembangan program pendidikan tersebut disampaikan oleh Seskab Teddy melalui unggahan di akun media sosial resmi Sekretariat Kabinet pada Sabtu (7/11/2026). Hingga saat ini, program Sekolah Rakyat telah berhasil mengembalikan lebih dari 45 ribu anak Indonesia yang sempat terputus sekolah untuk kembali mengecap bangku pendidikan di ratusan daerah.

Pelaksanaan program Sekolah Rakyat terus menunjukkan jangkauan yang semakin luas di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah mencatat sebanyak 265 Sekolah Rakyat kini telah berdiri dan beroperasi di 131 kabupaten dan kota yang tersebar di pelbagai pulau. Keberadaan sekolah ini menjadi sarana penting dalam memberikan kesempatan belajar yang setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu maupun anak-anak yang sebelumnya tidak dapat melanjutkan pendidikan.

Seskab Teddy menyampaikan rasa syukur atas pencapaian dan dampak nyata dari perluasan sarana pendidikan nasional tersebut. "Alhamdulillah, kini lebih dari 45.000 anak kembali bersekolah melalui 265 Sekolah Rakyat yang tersebar di 131 kabupaten/kota," ujar Seskab Teddy.

Setiap unit Sekolah Rakyat telah dilengkapi dengan beragam fasilitas pendukung yang memadai untuk menunjang tumbuh kembang anak secara optimal. Fasilitas tersebut meliputi ruang belajar yang nyaman, gedung asrama tempat tinggal siswa, lapangan olahraga, serta sarana penunjang kegiatan pengembangan diri dan minat bakat murid. Pengadaan fasilitas terpadu ini dirancang agar para siswa dapat menempuh proses pembelajaran dalam lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

"Dengan ruang belajar yang nyaman, asrama, fasilitas olahraga, serta berbagai sarana penunjang lainnya, adik-adik kita dapat belajar, bermain, dan tumbuh dalam lingkungan yang baik," ungkap Seskab Teddy.

Di samping memaparkan kelengkapan sarana dan prasarana fisik, Seskab Teddy mendorong peran aktif masyarakat dalam menguatkan motivasi belajar para murid. Ia menyapa warganet serta mengajak publik untuk mengisi waktu luang akhir pekan dengan berkegiatan sosial di lokasi Sekolah Rakyat terdekat.

"Pada Ngapain aja di akhir pekan Anda? Mampir yuk, melihat langsung tempat adik-adik kita belajar di Sekolah Rakyat!" tulis Seskab Teddy dalam unggahan medianya.

Ia menegaskan bahwa bentuk dukungan terhadap masa depan anak-anak tidak hanya terbatas pada penyediaan anggaran atau fasilitas fisik bangunan semata. Kehadiran, perhatian moral, dan kebersamaan dari masyarakat secara langsung di lapangan memiliki nilai yang sangat berarti bagi perkembangan mental dan semangat juang anak-anak di daerah.

"Yuk, luangkan waktu untuk mampir, menghibur, mungkin mengajar, berbagi cerita dan keceriaan bersama adik-adik kita di Sekolah Rakyat," ajaknya.

Langkah pembukaan Sekolah Rakyat dan pelibatan publik diharapkan mampu menekan angka anak putus sekolah di Indonesia secara berkesinambungan. Pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga kualitas fasilitas dan kenyamanan belajar murid di seluruh jaringan Sekolah Rakyat yang ada di pelosok tanah air.

Seskab Teddy optimistis bahwa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat akan menjadi dorongan kuat bagi anak-anak dalam mengejar cita-cita mereka. "Insyaallah, perhatian dan kebersamaan sederhana dari kita dapat menghadirkan kebahagiaan dan semangat baru bagi mereka," pungkas Seskab Teddy.

Penulis : Cahya Hafid Abdfillah

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.