KABUPATEN MADIUN - Ketersediaan bahan pangan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri di wilayah Madiun dan sekitarnya dipastikan dalam kondisi aman. Masyarakat pun diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying agar distribusi bahan pokok tetap terjaga.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Madiun menyebutkan, stok beras yang tersedia saat ini mencapai sekitar 60 ribu ton. Jumlah tersebut dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga periode Lebaran.
Selain beras, ketersediaan minyak goreng juga dipastikan aman. Saat ini stok minyak goreng yang tersimpan di gudang Bulog mencapai sekitar 280 ribu liter.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Madiun, Agung Sarianto, mengatakan pihaknya terus memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga menjelang Idulfitri.
Baca Juga : Pasar Jadoel Tawun Ahad Legi Hadirkan Nuansa Tempo Dulu di Ngawi
“Stok beras yang kami miliki saat ini sekitar 60 ribu ton dan itu cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai Lebaran. Untuk minyak goreng juga tersedia sekitar 280 ribu liter,” ujar Agung.
Ia menambahkan, upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok juga dilakukan melalui keterlibatan dalam kegiatan gerakan pasar murah di sejumlah titik.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk koperasi desa Merah Putih di wilayah kabupaten maupun kota di Madiun dan sekitarnya.
Baca Juga : Kebijakan Penataan Kios Tuai Reaksi, Pedagang di Kota Madiun Mengaku Tak Tahu Aturannya
Selama periode menjelang Idulfitri, operasional distribusi dan pengelolaan stok pangan dipastikan tetap berjalan normal agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
Dengan ketersediaan stok yang mencukupi, masyarakat diharapkan tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan penimbunan bahan pokok yang dapat mengganggu stabilitas pasokan di pasaran.
Editor : JTV Madiun



















