KEDIRI - Ketersediaan beras di wilayah Kediri dan Nganjuk dipastikan aman menjelang Hari Raya Idul Fitri. Perum Bulog Cabang Kediri menyebut cadangan beras yang tersimpan di gudang saat ini mencapai sekitar 70 ribu ton.
Stok tersebut tersimpan di empat gudang Bulog yang berada di wilayah Kediri dan Nganjuk. Jumlah itu dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama beberapa bulan ke depan, termasuk saat permintaan meningkat menjelang Lebaran.
Kepala Perum Bulog Cabang Kediri, Harisun, mengatakan pihaknya terus memastikan distribusi dan ketersediaan beras tetap terjaga. Dengan cadangan yang ada saat ini, masyarakat diminta tidak khawatir terkait pasokan beras.
“Stok yang kami miliki sekitar 70 ribu ton yang tersimpan di empat gudang di wilayah Kediri dan Nganjuk. Jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa waktu ke depan,” ujarnya.
Selain menjaga stok, Bulog Kediri juga terus melakukan penyerapan gabah dari petani. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus harga beras di tingkat masyarakat.
Hingga saat ini, Bulog Kediri telah menyerap sekitar 17 ribu ton gabah setara beras. Angka tersebut setara dengan sekitar 23 persen dari target penyerapan yang telah ditetapkan.
Penyerapan tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah. Sebab, saat ini sejumlah wilayah di Kediri dan sekitarnya masih memasuki musim panen.
Dengan tambahan hasil serapan gabah tersebut, Bulog optimistis cadangan beras di wilayah Kediri dan Nganjuk akan tetap terjaga, khususnya dalam menghadapi lonjakan kebutuhan pangan menjelang Lebaran. (Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri


















