Menu
Pencarian


Stay.vie Living Buka Dua Hunian Baru di Surabaya Timur, Sasar Mahasiswa ITS dan UNAIR

Bagus Setiawan - Selasa, 27 Oktober 2026 12:30
Stay.vie Living Buka Dua Hunian Baru di Surabaya Timur, Sasar Mahasiswa ITS dan UNAIR
Stay.vie Living memperluas jaringan coliving dengan membuka dua outlet baru, yakni Christié Maison di Dharmahusada dan Hanne Maison di Bhaskara Tengah. (Foto: Istimewa)

SURABAYA - Kebutuhan hunian bagi mahasiswa di kawasan Surabaya Timur mendorong Stay.vie Living memperluas jaringan coliving dengan membuka dua outlet baru, yakni Christié Maison di Dharmahusada dan Hanne Maison di Bhaskara Tengah.

Kedua hunian tersebut masing-masing diperuntukkan bagi perempuan dan laki-laki. Lokasinya berada di kawasan yang berdekatan dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Airlangga (UNAIR), yang menjadi tujuan mahasiswa dari berbagai daerah.

Dengan penambahan dua outlet tersebut, Stay.vie Living kini mengelola 12 outlet sejak memulai operasional melalui Pantai Mentari Peak pada 2021.

Pemilik sekaligus CEO Stay.vie Living, Octavianus Stevie Lianto, mengatakan pembukaan dua hunian baru itu dilakukan untuk menjawab permintaan tempat tinggal premium di sekitar kampus.

“Permintaan hunian premium dari mahasiswa ITS dan UNAIR terus datang. Karena itu kami membuka dua outlet baru, dan setiap outlet harus bisa dipertanggungjawabkan kepada penghuni dan orang tuanya,” ujar Stevie dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2026).

Menurut Stevie, kebutuhan mahasiswa terhadap tempat tinggal tidak hanya berkaitan dengan lokasi dan fasilitas kamar. Kenyamanan, desain ruang, privasi, serta kepastian aturan pengelolaan juga menjadi pertimbangan dalam memilih hunian.

Christié Maison dan Hanne Maison dirancang dengan fasilitas penunjang aktivitas sehari-hari, seperti ruang tamu, ruang makan, dapur bersama, serta area cuci dan jemur. Area komunal tersebut disiapkan agar penghuni dapat beraktivitas bersama tanpa mengurangi privasi di kamar masing-masing.

“Kami ingin penghuni merasa pulang, bukan sekadar menyewa kamar,” katanya.

Salah seorang penghuni Stay.vie Living, Angelia, mengaku nyaman dengan desain hunian yang dinilainya konsisten di setiap outlet. Ia juga menilai pengelolaan yang profesional menjadi salah satu faktor pendukung kenyamanan selama tinggal.

Selain fasilitas dan desain, pengelola menerapkan tata tertib tertulis yang berlaku di seluruh outlet. Ketentuan tersebut mencakup pembayaran sewa, penggunaan fasilitas bersama, parkir, pengajuan keluhan, perbaikan kamar, hingga pemutusan kontrak.

Aturan itu disampaikan kepada penghuni sebelum masa sewa dimulai. Dengan demikian, penghuni diharapkan memahami hak dan kewajibannya sejak awal.

Stay.vie Living menetapkan jam tenang mulai pukul 22.00 WIB, sedangkan kunjungan tamu diperbolehkan pukul 07.00 hingga 22.00 WIB. Ketentuan mengenai tamu menginap, larangan merokok dan menggunakan vape di dalam area hunian, serta larangan membawa minuman keras dan narkoba juga tercantum dalam tata tertib.

Pengelola memasang kamera pengawas atau CCTV di area umum dan sejumlah titik strategis. Setiap penghuni mendapatkan kunci kamar sendiri sejak proses masuk hunian.

Pelanggaran tata tertib ditangani secara bertahap melalui surat peringatan. Dalam kondisi tertentu, manajemen juga dapat melibatkan orang tua atau wali penghuni.

Untuk menunjang pemeliharaan hunian, pengelola menjadwalkan pembersihan kamar secara rutin dan menyampaikan informasi perbaikan melalui WhatsApp. Pemeriksaan kondisi kamar dilakukan bersama penghuni saat masuk dan keluar dengan menggunakan daftar periksa.

Adapun pembayaran sewa dilakukan melalui transfer. Penghuni yang membawa kendaraan bermotor tidak dikenai biaya parkir tambahan.

Stevie menyebut keseragaman aturan menjadi bagian dari upaya membangun kepastian dalam pengelolaan hunian, baik bagi mahasiswa maupun orang tua mereka.

“Penghuni tahu haknya, orang tua tahu siapa yang bertanggung jawab, dan pengelola punya pegangan yang sama untuk semua orang,” ujarnya.

Selain mengembangkan bisnis coliving, Stay.vie juga merambah lini perhotelan pada 2023 melalui Stay.vie Dinoyo Prime Hotel & Coliving. Menurut keterangan perusahaan, lini hotel tersebut dikelola secara independen oleh tim manajemen tersendiri.

Stay.vie Living menyatakan akan melanjutkan pengembangan hunian premium, terutama untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa di kawasan Surabaya Timur. Informasi mengenai tipe kamar, harga sewa, dan jadwal kunjungan ke Christié Maison serta Hanne Maison dapat diperoleh melalui akun Instagram @stay.vie. (*)

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.