KEDIRI - Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Perum BULOG Kantor Cabang Kediri bersama instansi terkait memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di pasar tradisional. Hal ini diwujudkan melalui inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pahing, Kota Kediri.
Wakil Pemimpin BULOG Cabang Kediri, Hestiana Peni Utami, memimpin langsung sidak yang juga dihadiri jajaran Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta PD Pasar Joyoboyo Kota Kediri. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi gejolak harga selama Ramadhan.
“Kami ingin memastikan langsung ke lapangan bahwa pasokan aman dan harga terkendali,” ujar Hestiana di sela-sela kegiatan.
Dari hasil pemantauan, sejumlah komoditas menunjukkan pergerakan harga. Bawang merah mengalami kenaikan tipis dari Rp40.000 menjadi Rp42.000 per kilogram. Sebaliknya, harga cabai justru turun signifikan dari Rp110.000 menjadi Rp90.000 per kilogram. Telur ayam juga terpantau turun dari Rp30.000 menjadi Rp29.000 per kilogram.
Baca Juga : Harga Daging Ayam Tembus Rp37 Ribu, Pedagang di Pasar Pahing Kediri Keluhkan Sepi Pembeli
Adapun komoditas strategis lainnya seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, dan bawang putih dilaporkan masih stabil.
Hestiana berdialog dengan sejumlah pedagang, salah satunya Hendri, yang mengungkapkan bahwa kenaikan harga beberapa komoditas dipengaruhi faktor cuaca.
Fokus utama sidak adalah memastikan harga eceran tertinggi (HET) untuk beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dan MinyakKita tidak dilanggar. Hasilnya, kedua komoditas tersebut masih dijual sesuai ketentuan.
Baca Juga : Sidak Pasar Pahing Kota Kediri, Pastikan Harga Beras Dan MinyakKita Stabil Selama Ramadan 2026
“Harga beras SPHP di pedagang Rp12.000 per kilogram, sementara beras premium di kisaran Rp14.500 hingga Rp14.900 per kilogram. Stok aman karena kita terus menggelontorkan,” tegas Hestiana.
BULOG Kediri mencatatkan stok beras yang sangat melimpah. Per hari ini, total stok mencapai 65.737 ton. Jumlah tersebut dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan selama 10 bulan ke depan.
“Stok ini akan terus kita salurkan melalui program SPHP dan bantuan pangan. Masyarakat tidak perlu khawatir dan diimbau tetap tenang menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya. (Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri



















