SURABAYA - Surabaya kembali semarak dengan gelaran tahunan "Festival Kenduren Surabaya 2026" yang diselenggarakan oleh JTV. Festival yang menjadi surga bagi pencinta durian ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 6–8 Februari 2026, bertempat di Livin Land Mandiri, Jalan Pemuda No. 23, Surabaya.
Nama "Kenduren" sendiri diambil dari istilah Jawa yang merujuk pada tradisi syukuran warga kampung sebagai simbol kebersamaan. Melalui ajang ini, panitia berharap bazar durian tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga wadah pelestarian budaya dan ruang silaturahmi bagi warga.
Wadah bagi Petani Durian Jawa Timur
Tahun 2026 menandai tahun keenam penyelenggaraan Festival Kenduren, sekaligus kali ketiga acara ini dilaksanakan di Livin Land Mandiri. Rizal, selaku panitia pelaksana, menjelaskan bahwa festival ini dirancang untuk menyambut musim panen durian di Jawa Timur.
"Kenduren ini diadakan sebagai wadah bagi para petani dan pedagang durian di Jawa Timur agar target pasar mereka lebih merata. Para petani dari berbagai daerah diberikan kesempatan untuk menjual langsung hasil panen mereka kepada masyarakat Surabaya," ujar Rizal.
Durian yang dihadirkan berasal dari berbagai daerah penghasil durian unggulan di Jawa Timur, mulai dari Pasuruan, Pandaan, Probolinggo, hingga Jombang.
Program Unggulan: Mangan Sak Mblengere
Daya tarik utama yang paling dinantikan pengunjung adalah program “Seket Ewu Mangan Duren Sak Mblengere”. Dengan harga Rp50.000, pengunjung dapat menikmati durian sepuasnya. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi sejak hari pertama pembukaan.
"Pada sesi pertama pukul 14.00 WIB tadi, pesertanya sangat beragam. Ada yang jauh-jauh datang dari Tulungagung, bahkan ada yang dari Aceh sengaja datang untuk ikut program ini," tambah Rizal.
Bagi pengunjung yang ingin mengikuti program makan durian sepuasnya ini, panitia membagi jadwal ke dalam tiga sesi setiap harinya, yaitu:
• Sesi I: Pukul 14.00 WIB
• Sesi II: Pukul 16.00 WIB
• Sesi III: Pukul 19.00 WIB
Dengan memadukan unsur budaya, kuliner, dan pemberdayaan ekonomi lokal, Festival Kenduren Surabaya 2026 membuktikan diri sebagai agenda tahunan yang krusial. Tak hanya menyuguhkan kelezatan durian khas Jawa Timur, festival ini menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur masyarakat. (Pasya Aulia)
Editor : Iwan Iwe



















