GIANYAR - Persebaya Surabaya bertekad mengubah sejarah ketika melawat ke markas Bali United pada pekan ke-20 Super League 2025/2026. Green Force ingin mengakhiri catatan negatif di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Persebaya diketahui terkahir kali meraih kemenangan di markas Bali United pada musim 2018 lalu. Sehingga tim Kota Pahlawan termotivasi untuk bisa kembali meraih
“Saya tahu pertandingan terakhir Persebaya di sini selalu berakhir dengan kekalahan. Kami berharap besok bisa mengubah sejarah,” kata pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, Jumat (6/2/2026).
“Untuk itu, kami harus memainkan pertandingan yang sangat bagus,” imbuh juru taktik berkebangsaan Portugal tersebut.
Baca Juga : Persebaya Bertekad Ubah Sejarah di Markas Bali United
Sayangnya, Persebaya dalam kondisi yang kurang ideal saat bertamu ke markas Bali United. Sebab, persiapan cukup mepet dan beberapa pemain dibekap cedera dan kurang fit.
“Kami memiliki dua hari pemulihan lebih sedikit dibanding Bali. Kami mencoba memulihkan pemain dari pertandingan terakhir, tetapi sayangnya beberapa pemain masih mengalami cedera,” jelasnya.
“Ada juga yang terkena flu dan diare. Kita lihat besok pagi bagaimana kondisi mereka untuk bisa bermain,” tegasnya.
Baca Juga : Usai Jamu Dewa United, Persebaya Tatap Laga Kontra Bali United
Sementara, gelandang Persebaya, Francisco Rivera bertekad untuk membawa pulang poin dari markas Bali United. Ia mengatakan kehadiran pemain baru akan banyak membantu tim.
“Kami tahu Bali memiliki tim yang bagus dengan transisi cepat. Tapi kami bekerja keras sepanjang minggu ini dan siap meraih tiga poin,” jelas Rivera.
“Semoga saya bisa mencetak gol dan assist lagi, dan Persebaya bisa membawa pulang poin penuh,” tegasnya.
Editor : A.M Azany



















