KEDIRI - Sebanyak 200 abang becak di Kabupaten Kediri menerima bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Bantuan ini diprioritaskan bagi para penarik becak berusia lanjut guna meringankan beban kerja mereka saat mencari nafkah.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, di Gedung Convention Hall Simpang Lima Gumul, Selasa (24/2/2026) siang. Dengan adanya teknologi listrik ini, para abang becak tidak lagi harus mengandalkan tenaga manual yang menguras fisik, terutama saat membawa penumpang.
Jumari, salah satu penerima manfaat, tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. Pria yang telah menekuni profesi sebagai penarik becak selama 40 tahun ini mengaku optimis bantuan tersebut akan meningkatkan semangat kerjanya.
"Senang sekali, Pak. Becak ini jauh lebih ringan dan enteng. Sebelumnya kami juga sudah diberi pelatihan cara mengoperasikannya," ujar Jumari sembari mencoba unit barunya.
Pesan Wabup: Rawat dan Jangan Dijual
Wakil Bupati Kediri , Dewi Mariya Ulfa, berpesan agar para penerima merawat becak listrik tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat kecil.
"Pesan dari Pak Presiden maupun Pak Bupati sudah jelas: tolong becak ini dirawat. Tidak boleh digadaikan, dipinjamkan, apalagi dijual," tegas Dewi Mariya Ulfa di hadapan ratusan penerima bantuan.
Penyediaan Terminal Pengisian Daya
Guna mendukung operasional kendaraan ramah lingkungan ini, Pemerintah Kabupaten Kediri berencana membangun fasilitas terminal khusus. Fasilitas tersebut nantinya akan difungsikan sebagai titik pengisian daya ulang (charging station) bagi para pengemudi becak listrik.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi transportasi tradisional di Kediri agar tetap relevan dan lebih manusiawi bagi para pekerja lansia. (Nata Renata)
Editor : Iwan Iwe

















