PACITAN - Memperingati HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN), DPD PAN Kabupaten Pacitan menggelar tasyakuran dengan mengangkat tema “Petik Laut” di kawasan Pancer, Pacitan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan mengikuti aktivitas nelayan mencari ikan di tengah laut. Ketua DPD PAN Pacitan A Basuki Babussalam bersama sejumlah pengurus berangkat dari Pelabuhan Tamperan Pacitan menuju perairan Teluk Pacitan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PAN untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus melihat secara langsung aktivitas nelayan dan potensi kelautan di Pacitan.
“Pagi ini kita bersama nelayan berangkat dari Pelabuhan Tamperan, ikut jaring ikan sampai ke tengah laut. Ini bagian dari tasyakuran HUT PAN ke-28 dengan tema Petik Laut. Kita ingin mensyukuri anugerah yang diberikan kepada masyarakat, khususnya potensi laut yang luar biasa,” kata Basuki.
Baca Juga : Perubahan APBD 2026 Pacitan Disahkan, Belanja Daerah Tembus Rp1,638 Triliun
Menurutnya, laut memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan pangan. Potensi tersebut dinilai perlu terus didorong agar memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Laut Indonesia memberikan sumbangsih yang luar biasa. Karena itu, kita akan terus mendorong sektor kelautan menjadi salah satu sumber ketahanan pangan yang kita miliki. Nelayan harus mendapatkan perhatian dan kesejahteraan yang lebih baik,” ujarnya.
Usai kegiatan di tengah laut, tasyakuran dilanjutkan bersama masyarakat di kawasan Pancer. DPD PAN Pacitan menyiapkan sekitar satu kuintal ikan untuk dibakar dan digoreng, kemudian disantap bersama masyarakat.
Baca Juga : Petik Laut Warnai HUT ke-28 PAN di Pacitan, Nelayan dan Warga Diajak Tasyakuran
Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan pagelaran seni dan hiburan rakyat, di antaranya campursari, dangdut elekton, serta langen tayub.
Basuki mengatakan, keterlibatan pelaku seni dalam kegiatan HUT PAN menjadi bagian dari upaya menjaga dan menghidupkan tradisi lokal di tengah masyarakat.
“Kita melibatkan banyak pelaku seni karena kita ingin menyampaikan pesan bahwa seni adalah kekuatan tradisi yang dimiliki bangsa ini. Seni dan budaya harus terus kita jaga karena menjadi bagian dari identitas masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga : 46 Satuan Drumband Ramaikan Pacitan Night Marching Parade 2026, Jadi Ruang Pembinaan Generasi Muda
Selain mengangkat potensi kelautan, Basuki menyebut momentum HUT PAN ke-28 juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan pentingnya ketahanan dan stabilitas pangan.
“Kita bersyukur perjuangan menjaga kestabilan harga pangan terus dilakukan. Petani harus bahagia, pupuk harus terjangkau dan hasil panen mendapatkan harga yang baik. Begitu juga sektor kelautan, harus mampu memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan kita,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi peringatan ulang tahun partai, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan PAN dengan masyarakat Pacitan.
Baca Juga : Gema Watu Kendang MI GUPPI Jatimalang Sabet Juara 3 Pacitan Night Marching Parade 2026
“Bismillah, kita berbahagia bersama masyarakat Pacitan. Insyaallah dengan kebersamaan ini kita bisa membangun bangsa menjadi lebih kokoh, lebih kuat dan lebih hebat,” pungkas Basuki. (Edwin Adji)
Editor : JTV Pacitan


















