Menu
Pencarian


Persiapan Kejurnas, Atlet Panjat Tebing Jawa Timur Tetap Berlatih Saat Puasa

Juli Susanto - Rabu, 4 Maret 2026 11:29
Persiapan Kejurnas, Atlet Panjat Tebing Jawa Timur Tetap Berlatih Saat Puasa
Proses pelatihan atlet panjat tebing Jawa Timur di komplek Lapangan Jatim Seger, Jalan Kertajaya, Surabaya. (Dok: Juli Susanto)

SURABAYA - Meski menjalani ibadah puasa Ramadan, atlet panjat tebing Jawa Timur tetap menjalani program latihan seperti biasa. Pusat latihan daerah (Puslatda) panjang di kompleks Lapangan Jatim Seger, Jalan Kertajaya, Surabaya, tetap berjalan dengan penyesuaian.

Salah satu atlet nomor speed, Rahmad Adi Mulyono, memastikan porsi latihan tidak banyak berubah. Bersama 29 atlet lainnya, ia tetap berlatih pagi dan sore selama Ramadan.

“Latihan dan programnya tetap sama, yakni pagi dan sore. Mungkin di awal-awal dikurangi untuk set-nya, tapi tetap sama seperti hari biasanya. Mungkin penambah semangat di bulan Ramadan ini ketika berbuka ada menu-menu seperti kurma dan es buah, itu yang menjadi semangat kami," terang Rahmad.

Peraih medali emas nomor speed Piala Dunia Panjat Tebing 2023 di Chamonix, Prancis, juga mengaku telah terbiasa berlatih sambil berpuasa.

Atlet asal Surabaya yang pernah mencicipi panggung Olimpiade Paris 2024 ini mengungkapkan latihan terus digelar sebagai persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional Panjat Tebing di Riau pada Oktober mendatang.

"Ini semua karena ada target yang harus dikejar untuk lomba-lomba mendatang, kita dipersiapkan untuk itu. Justru kalau tidak latihan malah menjadi lemas. Target yang dipersiapkan akhir-akhir ini yakni kejuaraan nasional pada bulan Oktober sampai November 2026,” ujarnya.

Puslatda mandiri sudah digelar intensif sejak awal Januari 2026. Program ini menjadi bagian dari persiapan jangka panjang menuju PON 2028. Namun pada tahun ini, para atlet juga ditargetkan tampil di sejumlah kejuaraan nasional.

Agenda terdekat yakni Kejurnas Senior di Pekanbaru, Riau, pada Oktober, serta Kejurnas Kelompok Umur di Jakarta pada Juni mendatang.

Ketua Pengprov FPTI Jawa Timur, Danu Iswara, mengatakan program latihan selama Ramadan tetap berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya. Penyesuaian hanya dilakukan pada volume latihan fisik agar kondisi atlet tetap terjaga.

“Syukurnya kami tetap menjalankan Puslatda secara mandiri, baik dari awal Januari hingga saat ini. Untuk Puslatda ini, jangka panjangnya untuk PON, tetapi untuk tahun ini kami targetkan Kejurnas senior nanti pada bulan Oktober. Puslatda mandiri ini diikuti 29 orang, hasil dari Porprov tahun kemarin dan Kejurnas tahun lalu yang meraih medali emas. Untuk penyesuaian latihan di bulan Ramadan, volume latihannya dikurangi,” ujar Danu Iswara, Ketua Pengprov FPTI Jawa Timur.

Danu menambahkan, dengan kesiapan panjang ini para atlet diharapkan dapat tampil maksimal dan meraih hasil terbaik. (Yona Salma)

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.