SURABAYA - Derbi Jawa Timur antara Gresik United melawan Persekabpas Pasuruan di pekan ke-11 Liga Nusantara, Kamis (8/1/2026) sore, berlangsung dalam tempo tinggi.
Bertanding di Lapangan Pasiran, Surabaya, kedua tim sama-sama saling menyerang. Namun, Persekabpas berhasil memenangkan laga dengan skor 1-0 lewat Muntasir yang sukses mengeksekusi tendangan penalti.
Gresik United tampil menekan dan berupaya menguasai jalannya laga sejak babak awal. Namun serangannya belum menemui titik temu.
Sedangkan tim berjuluk Laskar Sakera, yang mengandalkan serangan balik juga kerap memberikan ancaman, namun belum merubah papan skor.
Baca Juga : Daftar 16 Klub Peserta Liga Nusantara 2024/2025, Kick Off Mulai Desember
Dimenit ke 20, kondisi hujan membuat kedua tim menurunkan tempo permainan. Sehingga, pada akhir babak pertama papan skor tak berubah.
Di babak kedua, Persekabpas tampil lebih agresif menekan. Kebuntuan pecah dimenit ke 52, setelah wasit menunjuk titik putih akibat Handball. Muntasir yang maju sebagai algojo sukses menuntaskan tugasnya. Skor 0-1 keunggulan Persekabpas.
Disisa waktu tim Laskar Joko Samudro berupaya mengejar ketertinggalan. Namun upayanya belum mampu menyamakan kedudukan.
Baca Juga : Persekabpas Libas Mitra Surabaya
Laga sempat diwarnai beberapa kali ketegangan, hingga membuat pihak keamanan diterjunkan. Skor 0-1 keunggulan Persekabpas hingga peluit panjang akhir pertandingan.
Masdra Nurriza, pelatih Persekabpas mengatakan kemenangan ini tak lepas dari perubahan strategi.
“Di half time, yang saya sampaikan pokoknya adalah adaptif. Bagaimana kita bisa merubah secara tactical. Setelahnya adalah bagaimana position dominant, progres kedepan," ujarnya.
Baca Juga : Empat Tim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah Babak 16 Besar Liga 3 Jatim
Kemenangan ini memperpanjang catatan positif Persekabpas atas Gresik United. Di dua petandingan sebelumnya mereka selalu menang. Hasil ini sekaligus memperkokoh posisinya di klasemen grup di urutan ke 2 dengan 20 poin dari 6 menang,2 seri dan 3 kalah.
Sementara Gresik United tertahan di peringkat 5 klasemen, Grup D, dengan 12 poin dan terancam terperosok ke Liga 4. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















