GIANYAR - Pelatih Madura United, Angel Alfredo Vera mempertanyakan penalti yang diberikan kepada Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (30/8/2025) malam.
Hadiah penalti tersebut diberikan oleh wasit usai insiden yang melibatkan Roger Bonet alias Ruxi dengan Tim Receveur. Keduanya terlibat duel yang akhirnya wasit Totok Fitrianto menunjuk titik putih.
Menurut Alfredo Vera, duel yang melibatkan Ruxi dan Tim Receveur masih dalam batas yang wajar. Jika yang demikian dianggap pelanggaran, setiap duel fisik harus diganjar penalti.
"Kami tidak tahu apa yang terjadi di kotak penalti. Menurut saya pegang-pegang dua tim biasa," ungkap Alfredo Vera usai pertandingan
Baca Juga : Presiden Klub Persebaya Azrul Ananda Ajak Bonek untuk Saling Jaga
"Kalau mau cari detail-detail harus semua setiap kali ada kontak harus jadi penalti," tegas juru taktik asal Argentina tersebut.
Terkait pertandingan secara umum, Alfredo mengakui bahwa Bali United tampil lebih agresif. Namun, timnya mampu meredam serangan yang dilancarkan tuan rumah.
"Kami sudah tahu mereka main seperti itu dan kami mau memanfaatkan seberapa situasi counter di babak pertama," jelas Alfredo.
Baca Juga : Persik Kediri Pinjam Henhen Herdiana dari Persib Bandung
"Walaupun mereka lebih menyerang, tidak ada banyak situasi untuk cetak gol, kami masih bisa kontrol situasi," tegasnya.
Editor : A.M Azany