Menu
Pencarian

Manisnya Madu Mongso Wahyu Tumurun, Kudapan Tradisional yang Tetap Diburu

JTV Madiun - Senin, 16 Maret 2026 15:03
Manisnya Madu Mongso Wahyu Tumurun, Kudapan Tradisional yang Tetap Diburu
Kudapan Madu Mongso

KOTA MADIUN - Menjelang Hari Raya Idulfitri, permintaan berbagai kudapan khas Lebaran mulai meningkat. Salah satu yang tetap menjadi favorit masyarakat adalah madu mongso, jajanan tradisional berbahan dasar ketan hitam yang dikenal memiliki cita rasa manis dan legit.

Di Kota Madiun, salah satu produsen legendaris madu mongso, Wahyu Tumurun, yang berlokasi di Jalan Timbangan, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, mulai kebanjiran pesanan. Meningkatnya permintaan membuat para pekerja harus menambah produksi untuk memenuhi pesanan yang datang dari berbagai daerah.

Aroma manis dari dapur produksi langsung tercium saat proses pembuatan berlangsung. Madu mongso dibuat melalui tahapan yang cukup panjang. Ketan hitam sebagai bahan utama terlebih dahulu difermentasi selama beberapa hari hingga menjadi tape. Setelah itu, tape ketan dimasak bersama gula dan bahan lainnya hingga mengental dan mengeluarkan aroma khas.

Selama proses memasak, adonan harus terus diaduk agar tidak gosong serta menghasilkan tekstur yang lembut. Setelah matang, adonan kemudian didinginkan, dipotong kecil-kecil, dan dibungkus menggunakan kertas warna-warni yang menjadi ciri khas jajanan tradisional ini.

Usaha madu mongso Wahyu Tumurun sendiri telah lama dikenal masyarakat Madiun. Usaha ini dikelola secara turun-temurun dan tetap mempertahankan resep tradisional yang diwariskan dari generasi sebelumnya.

Pesanan tidak hanya datang dari warga Madiun, tetapi juga dari berbagai daerah di luar kota. Pada hari biasa, produksi madu mongso hanya mencapai puluhan kilogram per hari. Namun saat permintaan meningkat menjelang Lebaran, jumlah produksi bisa melonjak hingga sekitar satu ton.

Pemilik usaha, Danuk Sri Arini, mengatakan peningkatan permintaan biasanya terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Menjelang Lebaran permintaan meningkat cukup signifikan. Banyak yang membeli untuk suguhan tamu di rumah ataupun dijadikan oleh-oleh bagi keluarga,” ujar Danuk Sri Arini.

Di tengah maraknya camilan modern, madu mongso tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Rasa manis yang khas serta nilai tradisi yang melekat membuat jajanan ini seolah tak lekang oleh waktu dan terus menjadi kudapan yang dirindukan setiap momen Lebaran.

Editor : JTV Madiun





Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.