SITUBONDO - Kekhawatiran warga mulai terlihat di sejumlah toko di Situbondo. Stok LPG 3 kilogram yang biasa digunakan masyarakat kini mulai sulit ditemukan.
Pedagang bahkan harus memberi tahu pembeli bahwa tabung LPG 3 kilogram sudah tidak tersedia. Kondisi ini terjadi karena pasokan dari distributor belum kembali lancar.
Salah satunya terlihat di sebuah toko kelontong di Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo. Stok LPG 3 kilogram di toko tersebut hampir sepenuhnya habis. Dari puluhan tabung yang diterima, kini hanya tersisa tiga tabung.
Pembeli yang datang pun terpaksa kembali dengan tangan kosong. Kelangkaan serupa disebut terjadi di sejumlah toko lain di Situbondo.
Salah satu warga, Rafi, mengaku sudah berkeliling mencari LPG sejak pagi. Warga Desa Olean ini setidaknya sudah mendatangi tiga toko, tetapi stok LPG yang dicari tetap tidak ditemukan.
Pemilik toko kelontong, Aslan, mengatakan warga mulai kebingungan mendapatkan LPG 3 kilogram sejak Jumat, 28 Agustus, hingga Selasa, 1 September. Pengiriman pun belum kembali normal.
Tokonya hanya mendapat jatah 20 tabung. Seluruh tabung tersebut langsung habis dalam satu hari.
Gangguan pasokan LPG 3 kilogram ini terjadi karena distribusi dari wilayah Banyuwangi ke Situbondo terganggu. Gangguan tersebut disebut berkaitan dengan penutupan akses atau sengketa lahan di fasilitas pengisian LPG Banyuwangi, PT MMP Bosowa.
Hingga kini, belum diketahui kapan distribusi LPG 3 kilogram akan kembali normal.
Editor : JTV Jember



















