PROBOLINGGO - Akses menuju Air Terjun Madakaripura di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, putus total akibat longsor, Sabtu (28/3/2026) dini hari.
Jalur utama menuju wisata alam tersebut ambles setelah diguyur hujan lebih dari empat jam. Tingginya debit air membuat gorong-gorong di bawah jalan tak mampu menampung aliran, hingga akhirnya badan jalan longsor dan terputus.
Kepala Desa Negororejo, Ngasto mengungkapkan, sebelum longsor besar, sebagian badan jalan sudah runtuh.
"Sebelum hari raya jalan yang sisi utara sudah ada tanda-tanda, sudah ambruk sebagian. Saya lapor pak camat dan diminta pasang rambu peringatan. Tapi separuh aspalnya sudah menggantung. Dibawahnya ada gorong-gorong yang dibangun pada tahun 1992. Mungkin sudah keropos, sampai akhirnya ambruk," ujar Ngasto.
Dalam peristiwa itu, dua pengendara motor menjadi korban saat longsor terjadi. Beruntung, korban selamat dan hanya mengalami luka ringan meski sempat terperosok ke area bawah jalan.

“Saat kejadian ada warga saya yang kebetulan melintas ikut langsung terbawa longsor. Tapi korban selamat. Sepeda motornya sudah dievakuasi tadi pagi,” imbuh Ngasto.
Akibat kejadian ini, akses menuju Air Terjun Madakaripura dan sejumlah desa di wilayah Lumbang tidak bisa dilalui. Aktivitas warga pun terganggu, terutama untuk mobilitas harian dan distribusi kebutuhan.
Warga setempat berinisiatif membuat jalan darurat di pinggir lokasi longsor agar tetap bisa dilalui. Namun kondisi jalur tersebut sempit dan berisiko. Karena itu sebagian warga memilih memutar hingga beberapa kilometer untuk menuju Pasar Lumbang demi keamanan.
Hingga kini, akses menuju kawasan wisata Madakaripura masih ditutup total. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi longsor susulan karena kondisi tanah yang masih labil. (*)
Editor : A. Ramadhan



















