Menu
Pencarian

Leher Disayat, Nenek di Tulungagung Tewas Bersimbah Darah di Dapur

JTV Kediri - Kamis, 16 April 2026 09:48
Leher Disayat, Nenek di Tulungagung Tewas Bersimbah Darah di Dapur
Jenazah nenek yang bersimbah darah di Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung. (Foto : Beny Setiawan)

TULUNGAGUNG - Kematian tak wajar seorang perempuan lanjut usia di Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, mulai menemukan titik terang. Hasil sementara autopsi mengungkap adanya luka sayatan serius di bagian leher korban yang diduga menjadi penyebab utama kematian.

Korban diketahui bernama Sukati, 64. Ia ditemukan meninggal dunia dalam kondisi bersimbah darah di dapur rumahnya pada Rabu pagi (15/4). Peristiwa ini langsung memicu penyelidikan intensif dari pihak kepolisian.

Sebagai tindak lanjut, jenazah korban diautopsi di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr Iskak Tulungagung pada Rabu sore hingga malam. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya sejumlah luka serius di tubuh korban. Di antaranya lima luka sayatan di bagian leher. Selain itu, ditemukan pula luka di tangan kiri yang diduga bekas gigitan.

Baca Juga :   Polres Tulungagung Musnahkan Ratusan Petasan Hasil Operasi Selama Ramadan 2026

“Dugaan sementara korban meninggal akibat pendarahan hebat setelah urat nadi leher sebelah kiri terputus oleh benda tajam,” ujar Kanit Reskrim Polsek Boyolangu, Aiptu Wahyudi.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa pisau dapur sepanjang sekitar 20 sentimeter dari lokasi kejadian. Selain itu, petugas mengambil sampel cairan lambung dan darah korban untuk uji toksikologi guna memastikan ada tidaknya zat berbahaya dalam tubuh korban.

Hingga kini, penyelidikan masih terus berjalan. Polisi telah memeriksa sedikitnya empat saksi dari pihak keluarga untuk mengungkap motif serta kronologi pasti kejadian tersebut.

Baca Juga :   Tulungagung Gelar Razia Pajak Kendaraan, ada 100 Ribu Tunggakan

Pihak kepolisian masih menunggu hasil lengkap autopsi sebagai dasar pengembangan penyidikan lebih lanjut. (Agus Bondan/Beny Setiawan)

Editor : JTV Kediri





Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.