SURABAYA - JTV kembali dipercaya menjadi tempat pengembangan kompetensi guru SMK jurusan broadcasting dari seluruh Indonesia. Sebanyak 12 guru SMK dari berbagai daerah mengikuti program Magang Industri bertajuk Upskilling dan Reskilling Guru Vokasi Bidang Seni dan Budaya yang berlangsung di JTV pada 16 hingga 26 April 2026.
Program ini merupakan inisiatif Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui UPT Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya Yogyakarta. Selama sepuluh hari, para peserta mendapat pelatihan memproduksi program dan siaran televisi dari para praktisi berpengalaman di JTV.
Kepala Tim Kerja Pengembangan Kurikulum dan Media Pembelajaran BBPPMPV Yogyakarta, Hariyadi Purnomo, menyebut kegiatan ini dirancang untuk mendongkrak kompetensi guru-guru jurusan broadcasting.
"Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru broadcasting, dalam hal ini guru program siaran televisi sehingga ilmu dan pengalaman yang mereka dapat di sini nantinya bisa diteruskan langsung kepada para siswa di sekolah masing-masing," ujar Hariyadi.
Direktur JTV, Rina Prabawati, turut hadir menyambut para peserta. Rina mengaku senang program ini kembali digelar di JTV untuk ketiga kalinya.
"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Media adalah milik masyarakat, dan kami adalah bagian dari masyarakat. Kami punya tanggung jawab untuk memberikan informasi kepada publik. Semoga kegiatan ini menjadi edukasi yang baik dan bermanfaat bagi semua," kata Rina.
Program magang industri ini diharapkan mampu memperkuat link and match antara dunia pendidikan vokasi dan industri media, sekaligus melahirkan tenaga pengajar broadcasting yang lebih siap dan kompeten.
Editor : A. Ramadhan



















