KEDIRI - Temuan benda diduga peninggalan sejarah menggegerkan warga Kelurahan Blabak, Kota Kediri. Seorang warga menemukan kepala arca yang diduga berasal dari era Kerajaan Majapahit saat menggali tanah untuk membuat batu bata merah.
Penemuan itu bermula ketika Mulyono, 52, menggali tanah di kebun jagung miliknya. Tak disangka, pada kedalaman sekitar 2,5 meter, ia menemukan sejumlah benda kuno tercecer di dalam tanah.
Benda-benda yang ditemukan antara lain kepala arca Dwi Pala, keramik China, tembikar, hingga batu bata candi. Temuan tersebut kemudian dikumpulkan dan dirawat secara mandiri oleh Mulyono di sekitar kebunnya.
“Awalnya saya kira batu biasa. Setelah dibersihkan ternyata bentuknya seperti kepala arca,” ujar Mulyono.
Setiap hari pria asal Blabak itu tetap datang ke kebun jagungnya. Selain berkebun, ia juga merawat sejumlah benda bersejarah yang ditemukan secara tidak sengaja tersebut.
Mengetahui adanya temuan itu, Mulyono kemudian melaporkannya ke Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri agar dapat ditindaklanjuti.
Pamong Budaya Ahli Muda Disbudparpora Kota Kediri, Endah Setyowati, mengatakan benda-benda tersebut diduga merupakan peninggalan sejarah dari masa Kerajaan Majapahit.
Petugas pun mengamankan sejumlah benda untuk dibawa dan dikumpulkan di Museum Kota Kediri. Langkah itu dilakukan guna menjaga kondisi artefak sekaligus proses identifikasi lebih lanjut.
“Untuk sementara kami amankan dulu beberapa temuan ini. Selanjutnya akan kami laporkan ke Tim Ahli Cagar Budaya Jawa Timur,” jelas Endah.
Disbudparpora bersama tim ahli nantinya akan melakukan kajian lebih mendalam untuk memastikan usia, jenis, dan nilai historis benda-benda yang ditemukan warga tersebut. (Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri



















