Menu
Pencarian

Kejar Pemuda Diduga Pelaku Begal, Anggota TNI Kecelakaan di Probolinggo

Farid Fahlevi - Rabu, 13 Mei 2026 09:30
Kejar Pemuda Diduga Pelaku Begal, Anggota TNI Kecelakaan di Probolinggo
Lokasi saat anggota Kodim 0820 Probolinggo terjatuh dari motornya. (Foto: Farid Fahlevi)

PROBOLINGGO - Seorang anggota Kodim 0820 Probolinggo mengalami kecelakaan di sekitar Lapangan Angguran, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, pada Selasa (12/5/2026) malam.

Peristiwa dialami Serma Sanali. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di tangan dan kaki dan langsung dievakuasi ke RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo guna mendapatkan perawatan.

Peristiwa berawal saat tiga pemuda berboncengan motor. Warga dan pengguna jalan sempat mendengar teriakan begal, langsung melakukan pengejaran, termasuk Serma Sanali. Video pengejaran ini sempat beredar di media sosial.

Dalam rekaman video amatir warga, terlihat suasana panik saat sejumlah warga dan pengguna jalan ikut mengejar tiga pemuda yang melaju dengan kecepatan tinggi di jalan kampung. Teriakan “begal” dari warga membuat situasi semakin ramai hingga memicu aksi pengejaran.

Rahman, warga yang ikut melakukan pengejaran, mengaku awalnya mengira ketiga pemuda tersebut merupakan pelaku begal yang meresahkan warga.

“Waktu itu motornya melaju kencang dan bonceng tiga. Ada warga berteriak begal, jadi saya ikut mengejar,” ujar Rahman.

Rahman mengatakan dirinya berniat menghentikan laju motor para pemuda tersebut karena dianggap membahayakan pengguna jalan lain. Namun saat mencoba mendekat, motornya justru mengenai Serma Sanali.

“Saya sebenarnya mau menabrakkan motor yang ugal-ugalan itu. Saya kira pelaku kejahatan dan takur membawa sajam, ternyata malah mengenai anggota TNI yang ikut mengejar,” katanya.

Ia juga mengaku baru mengetahui bahwa tiga pemuda tersebut bukan pelaku begal setelah polisi datang ke lokasi dan melakukan pemeriksaan.

“Polisi melakukan penyelidikan ternyata mereka (pemotor bonceng tiga) lari ketakutan karena terlibat keributan. Tiga pemotor sendiri kabur, "imbuhnya.

sementara itu, Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Zaenal Arifin memastikan insiden tersebut bukan merupakan aksi pembegalan seperti yang sempat diteriakkan warga.

“Jadi hasil penyelidikan sementara, kejadian ini bukan aksi begal. Tiga pemuda itu sebelumnya terjatuh saat mengendarai motor, kemudian kembali mengendarai motor ke arah timur, ” ujar AKP Zaenal Arifin.

Menurutnya, suasana malam dan kepanikan warga membuat ketiga pemuda itu dicurigai sebagai pelaku kejahatan jalanan.

“Karena mereka melintas dengan kecepatan tinggi dan bonceng tiga, saksi langsung curiga lalu meneriaki begal,” katanya.

Polisi juga menyebut hingga kini ketiga pemuda tersebut masih belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut karena kondisinya masih dalam pemeriksaan pasca kejadian.

“Warga yang melakukan pengejaran justru terlibat kecelakaan antar warga lain, sedangkan tiga pemuda berhasil melarikan diri," imbuhnya.

Meski berhasil melarikan diri, polisi akhirnya berhasil mendapat identitas ketiganya.

"Sementara untuk tiga pemuda itu masih belum bisa diperiksa secara intensif, karena mengalami luka saat terjatuh,"pungkasnya. (*)

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.