SURABAYA - Kebun Binatang Surabaya (KBS) mewacanakan kenaikan tarif tiket masuk pada tahun 2026. Rencana tersebut tengah dikaji manajemen KBS sebagai bagian dari program pengembangan inovasi wisata sekaligus peningkatan layanan bagi pengunjung.
Saat ini, harga tiket masuk KBS masih sebesar Rp15.000 per orang. Tarif tersebut telah berlaku sejak tahun 2010 dan belum pernah mengalami penyesuaian selama lebih dari satu dekade.
Direktur Operasional Kebun Binatang Surabaya, Nurika Widyasanti, mengatakan wacana kenaikan tarif masih dalam tahap pembahasan bersama sejumlah pihak terkait. Di antaranya DPRD Kota Surabaya, praktisi pariwisata, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), hingga pakar kesehatan hewan.
Baca Juga : Sygma Serahkan Hasil Kajian FGD RM Margono Ke Pemkab Banyumas dan Yayasan Arsari Djojohadikusumo
“Rencana itu sedang dalam tahap kajian yang akan kami laporkan secepatnya, dengan harapan ke depannya bisa mendapat persetujuan," kata Nurika, usai Focus Grup Discussion (FGD) di Surabaya, Senin (2/2/2026)
Menurut Nurika, terdapat beberapa opsi penyesuaian tarif yang diusulkan, yakni berkisar antara Rp20.000 hingga Rp25.000 per orang. Penyesuaian tersebut dinilai perlu untuk mendukung pengembangan inovasi wisata serta peningkatan kualitas pelayanan dan pengelolaan satwa di KBS.
Ia menambahkan, rencana penyesuaian tarif juga sejalan dengan persiapan perubahan status Kebun Binatang Surabaya dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Transformasi ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola dan kemandirian pengelolaan KBS ke depan.
"Dasar penyesuaian tarif ini juga menyesuaikan inflasi serta pertumbuhan ekonomi. Harapan kami, penyesuaian tarif ini bisa membuat KBS lebih maju,” imbuh Nurika.

Sementara itu, DPRD Kota Surabaya meminta agar rencana transformasi tersebut diikuti dengan terobosan baru dari pihak pengelola. Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mohammad Faridz Afif, menegaskan KBS diharapkan mampu memberikan kontribusi berupa dividen kepada Pemerintah Kota Surabaya.
"Jika sudah menjadi Perumda, kami berharap ada inovasi dan peningkatan kinerja sehingga KBS bisa memberikan dividen. Manfaat akhirnya harus kembali ke masyarakat Surabaya," ujarnya.
Kebun Binatang Surabaya merupakan salah satu ikon wisata tertua di Kota Surabaya. KBS memiliki koleksi lebih dari 2.000 ekor satwa yang berasal dari sekitar 230 spesies, dan hingga kini tetap menjadi destinasi favorit wisatawan lokal maupun luar daerah. (*)
Editor : A. Ramadhan



















