TUBAN - Ambisi Persatu Tuban lolos ke babak 16 Besar Liga Nusantara Piala Gubernur Jawa Timur, kandas. Ini setelah di laga terakhir grup BB, Laskar Ronggolawe dikalahkan Pasuruan United 3-0.
Bertanding di kandang sendiri, Tuban Sport Center, Persatu Tuban dikejutkan gol cepat dari Pasuruan United. Laga baru berjalan satu menit, pemain Pasuruan United, Miftahul Husyen Rahmatullah berhasil menjebol gawang Persatu Tuban.
Tertinggal satu gol, Persatu Tuban berupaya menyamakan kedudukan. Namun, keasyikan menyerang membuat pemain belakang Persatu Tuban tidak fokus. Dandi Yoga Pratama melakukan pelanggaran di kotak penalti.
Wasit langsung menunjuk titik putih dan sukses dieksekusi oleh Ricko Ardiansyah di menit ke-30. Pasuruan United kembali menambah gol kemenangan jelang babak pertama berakhir lewat kaki Ahmad Burhan Afiludin. Skor 3-0 untuk keunggulan Pasuruan United bertahan hingga turun minum.
Baca Juga : Persekabpas Pasuruan vs Gresik United 1-0, Laskar Sakera Perbesar Peluang Lolos
Di babak kedua, Persatu Tuban langsung menyerang pertahanan Pasuruan United. Namun, sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol.
Pasuruan United terpaksa bermain dengan 10 pemain usai Dilla Maulana mendapat kartu merah pada menit ke-61. Hukuman kartu merah diberikan kepada Dilla lantaran melakukan pelanggaran keras terhadap Agil Ramdani.
Unggul jumlah pemain, Persatu Tuban terus melancarkan serangan. Persatu Tuban nyaris memperkecil kedudukan usai mendapatkan hadiah tendangan penalti. Wasit menunjuk titik putih usai pemain Pasuruan United, Juan Evan Maulana melakukan pelanggaran terhadap Egik Apriansyah.
Baca Juga : Dramatis! Gresik United Tumbangkan Persiba Bantul dengan 10 Pemain
Namun, tendangan Rio Ferdinand berhasil diantisipasi kiper Pasuruan United, Aprilius Amanah Bentriska. Skor 3-0 tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang.
Hasil ini membuat Persatu Tuban gagal lolos ke babak 16 Besar Liga Nusantara. Sebaliknya, Pasuruan United berhak lolos ke babak 16 Besar.
Atas hasil ini, Slamet Sampurno, kepala pelatih Persatu Tuban menyampaikan meminta maaf kepada masyarakat Tuban dan Suporter Laskar Ronggolawe.
Baca Juga : Hadapi Kompetisi Liga 4, Persewangi Rekrut Rahmad Darmawan dan Francis Reynald Wewengkang
“Saya minta maaf kepada Suporter tidak bisa merealisasikan target ke Liga 2. Saya bertanggung jawab atas kegagalan ini. Ini hasil yang tidak kita harapkan," ujarnya.
Menurutnya, gol cepat dari Pasuruan United meruntuhkan mental pemainnya.
"Gol pertama yang cepat membuat mental pemain runtuh. Strategi tidak berjalan pasca gol tersebut. Kondisi ini diperparah dengan absennya sejumlah pemain kunci, sehingga strategi yang telah disiapkan tidak dapat berjalan maksimal," paparnya.
Baca Juga : Daftar 16 Klub Peserta Liga Nusantara 2024/2025, Kick Off Mulai Desember
Sementara itu, pelatih Pasuruan United, Bio Paulin Pierre memberikan apresiasi atas kerja keras para pemain. instruksi yang di berikan bisa dijalankan dengan baik di lapangan.
“Hari ini kita beruntung bisa mengalahkan Persatu. Saya bukan pelatih hebat. Sebagai mantan pemain belakang, saya tahu apa yang harus saya instruksikan," ujarnya.
Bio Paulin berharap timnya bisa melaju terus hingga ke tingkat nasional. (Trioga Pranata/Dziky Muhammad)
Baca Juga : Resmi Gantikan Liga 3, Liga Nusantara 2024/2025 Bergulir Mulai Desember dan Diikuti 16 Klub
Editor : M Fakhrurrozi



















