SURABAYA - Setelah digelar di Jakarta pada Februari lalu, pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 kembali akan digelar di Surabaya pada 26 hingga 31 Mei 2026 di Grand City, Surabaya.
Penyelenggara menargetkan nilai transaksi dalam gelaran IIMS Surabaya 2026 mencapai Rp260 miliar selama enam hari penyelenggaraan, pada 26-31 Mei 2026.
“Target tahun ini memang kami buat cukup moderat, artinya realistis dan achievable, minimal sama dengan tahun lalu, yakni Rp260 miliar,” jelas General Manager PT Dyandra Promosindo Rudi MF, saat konferensi pers di Surabaya, Selasa (19/5/2026).
Selain transaksi, jumlah pengunjung pun ditargetkan mencapai 32.000 orang selama enam hari pelaksanaan, meningkat dibanding realisasi tahun lalu sebanyak 30.000 pengunjung.
Baca Juga : Minat Kendaraan Listrik di Tulungagung Masih Rendah, Baru 373 Unit Terdaftar
Ia optimistis target itu dapat tercapai karena program-program dari leasing yang akan digandeng dalam IIMS Surabaya 2026. Termasuk data penjualan berbagai brand, selama April-Mei 2026 saat rupiah melemah terhadap dollar, belum terdampak signifikan.
“Para brand banyak memberikan promo, tambahan-tambahan benefit untuk merangsang tanda kutip konsumen tetap membeli,” katanya.
Event ini pun sengaja digelar saat libur panjang Iduladha mulai 26-31 Mei 2026.
“Kita cukup optimis karena melihat tren saat ada libur tanggal merah justru tempat-tempat hiburan, taman, apakah shopping mall itu cukup ramai di data pengunjung,” ucapnya.
Sementara itu, komposisi kendaraan listrik meningkat di atas 40%, sehingga prediksinya capaian di Surabaya akan serupa.
“Di mana angkanya semakin meningkat melihat jumlah eksibitor, partisipan juga cukup banyak yang membawa varian EV,” ungkapnya.
Untuk diketahui, tahun ini total ada lebih dari 40 brand ikut berpartisipasi dalam IIMS 2026, baik brand mobil konvensional maupun listrik. Selain itu termasuk brand kendaraan roda dua juga ikut. (*)
Editor : M Fakhrurrozi

















