BLITAR - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar memastikan adanya penambahan kuota haji untuk tahun 2026 sebanyak 142 orang. Penambahan ini menyusul revisi kuota haji di tingkat Provinsi Jawa Timur, yang meningkat dari 42,4 ribu menjadi 49,4 ribu jamaah.
Dengan penambahan tersebut, total kuota haji Kabupaten Blitar untuk tahun 2026 menjadi 967 orang, meningkat dari kuota sebelumnya yang sebanyak 825 orang. Rincian kuota terdiri dari 859 orang untuk porsi urut (reguler) dan 108 orang untuk jamaah lanjut usia (lansia). Sementara itu, jumlah cadangan untuk tahun 2026 tercatat sebanyak 339 orang.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Blitar, Mun'im Sufufi, menjelaskan bahwa penambahan kuota ini terjadi setelah adanya revisi di tingkat provinsi. Ia menegaskan bahwa berbagai persiapan teknis administrasi keberangkatan jemaah haji terus dilakukan oleh Kemenag, khususnya dalam hal pelayanan rekam biometrik (bio visa) jamaah.
"Kemenag Kabupaten Blitar terus meminta jamaah untuk segera menyelesaikan kewajiban administrasi bio metrik. Pasalnya, hingga saat ini persentase yang telah melakukan proses bio visa belum mencapai 80 persen. Padahal, proses bio visa sangat krusial sebagai syarat bisa masuk ke Arab Saudi," ujar Mun'im Sufufi.
Baca Juga : Puluhan Ribu Warga Lintas Agama di Blitar Jalan Sehat Jaga Toleransi
Kemenag Kabupaten Blitar mengingatkan para calon jemaah haji untuk segera melengkapi administrasi tersebut agar tidak menghambat proses keberangkatan. Persiapan lain juga terus dipantau dan dipercepat untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah haji 2026. (Moch. Asrofi)
Editor : JTV Kediri



















