Menu
Pencarian


Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur dan Enam Terluka

Portaljtv.com - Jumat, 17 Juli 2026 14:56
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur dan Enam Terluka
Sejumlah personel TNI AD memperketat penjagaan di sekitar area gerbang masuk Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) Puspalad di Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Jumat (17/7/2026).

MADIUN - Sebuah ledakan hebat melanda Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) Pusat Peralatan TNI Angkatan Darat (Puspalad) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Kamis (16/7/2026).

Insiden tragis yang terjadi saat sejumlah personel sedang melakukan pemeriksaan material amunisi ini mengakibatkan satu prajurit gugur dalam tugas, sedangkan enam personel lainnya mengalami luka-luka. Sesaat setelah kejadian, tim investigasi khusus langsung diterjunkan untuk menyelidiki penyebab pasti ledakan di area militer tersebut.

Peristiwa maut ini bermula ketika para prajurit tengah menjalankan aktivitas rutin di dalam area penyimpanan. Menurut pihak berwenang, seluruh proses kerja sebenarnya telah diawali dengan instruksi yang matang dan ketat sesuai dengan regulasi keselamatan.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, menjelaskan situasi di lapangan saat insiden tersebut terjadi.

Baca Juga :   Jembatan Garuda Rampung, Akses Warga Blitar Makin Mudah

"Insiden terjadi saat personel melaksanakan pemeriksaan dan perawatan material munisi di salah satu gudang penyimpanan," ujar Brigjen TNI Donny Pramono saat memberikan konfirmasi kepada awak media.

Dampak dari ledakan tersebut dilaporkan sangat fatal bagi para personel yang berada di lokasi. Satu prajurit dinyatakan meninggal dunia, empat orang mengalami luka berat, dan dua lainnya luka ringan.

"Sesaat setelah kejadian, satuan segera melakukan evakuasi seluruh korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat," tambah Kadispenad.

Baca Juga :   Urai Kemacetan di Jalan Menuju Pelabuhan Ketapang, Prajurit TNI Diterjunkan

Hingga saat ini, area gudang amunisi telah disterilkan sepenuhnya untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak TNI AD bergerak cepat dengan mendatangkan tim ahli khusus guna menyisir tempat kejadian perkara (TKP).

Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada kekeliruan dalam membaca data lapangan, serta menjaga objektivitas pemeriksaan agar seluruh fakta dapat terungkap secara transparan kepada publik.

"Tim investigasi dari Jakarta telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan investigasi menyeluruh guna mengetahui kronologi serta penyebab pasti dari insiden tersebut," pungkasnya. (*)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.