MOJOKERTO - Tim gabungan dari berbagai unsur akhirnya berhasil menjangkau satu titik api kebakaran hutan di Gunung Biru, kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Jumat (17/7/2026).
Keberhasilan menembus lokasi yang dicapai melalui jalur Sumber Brantas ini terjadi setelah petugas berupaya keras selama empat hari melawan medan yang sulit. Meski satu titik telah tersentuh, upaya pemadaman total belum bisa dilakukan secara menyeluruh akibat terkendala vegetasi alang-alang yang terbakar di area jurang yang sangat terjal.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto, menjelaskan bahwa metode pemadaman yang diterapkan di lapangan sejauh ini masih mengandalkan cara-cara konvensional karena keterbatasan akses geografis.
"Pemadaman saat ini masih menggunakan metode manual," ujar Gatot saat memberikan keterangan di posko pemantauan.
Baca Juga : Tahura Raden Soerjo Terbakar, Asap Muncul di Pegunungan Anjasmoro Mojokerto
Pihak BPBD Jatim juga menegaskan bahwa opsi pemadaman dari udara dengan menggunakan fasilitas helikopter pengebom air (water bombing) dinilai belum mendesak untuk diturunkan. Hal itu melihat posisi api saat ini yang masih jauh dari aktivitas masyarakat.
"Untuk penggunaan helikopter water bombing masih belum dilakukan karena kebakaran belum membahayakan permukiman warga. Selain itu, vegetasi yang terbakar sejauh ini masih didominasi alang-alang dan tidak ada area perkebunan milik warga yang terdampak," tambahnya.
Berdasarkan data terkini di lapangan, vegetasi hutan yang hangus terbakar sebagian besar merupakan cemara gunung dan paku-pakuan yang didominasi oleh alang-alang kering. Hingga hari keempat operasi, luas area yang terdampak kebakaran dilaporkan telah meluas hingga mencapai 65,9 hektar.
Kondisi penanganan di lapangan diperparah dengan adanya potensi rambatan api baru di sisi lain gunung yang lokasinya sangat sulit ditembus oleh petugas jalur darat. Hingga saat ini, tim pemantau melaporkan masih ada dua titik api aktif yang bergerak mengarah ke wilayah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.
Editor : Iwan Iwe



















