Menu
Pencarian


Gen Z dan Gen Alpha Banyuwangi Titip Aspirasi ke Pemkab: Dari Green Ranger hingga Edukasi Sampah untuk PKK

JTV Banyuwangi - Kamis, 23 Juli 2026 22:08
Gen Z dan Gen Alpha Banyuwangi Titip Aspirasi ke Pemkab: Dari Green Ranger hingga Edukasi Sampah untuk PKK
Sekda Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo, menekankan komitmen pemerintah untuk mendengar suara anak sebelum merumuskan kebijakan, agar mereka berperan aktif dalam pembangunan daerah.

Kalau bisa ada Green Ranger yang mengajak warga peduli lingkungan.” “Edukasi soal sampah jangan cuma di sekolah, tapi juga sampai ke ibu-ibu PKK.” “Penebang pohon liar harus diberi sanksi tegas.”

Berbagai usulan itu mengalir dari puluhan anak-anak Banyuwangi saat mengikuti Rembug Anak yang digelar Pemkab Banyuwangi, di kawasan wisata Pantai Pulau Santen, Banyuwangi, Kamis (23 Juli 2026). Forum ini menjadi ruang bagi generasi Z dan generasi Alpha untuk menyampaikan ide, kritik, hingga harapan mereka yang akan menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan daerah yang lebih ramah anak.

Sebanyak 50 pelajar SMP dan SMA dari berbagai wilayah di Banyuwangi, termasuk siswa sekolah luar biasa (SLB), mengikuti forum tersebut.

Mengusung tema “Anak Beraksi, Lingkungan Lestari, Hak Anak Terpenuhi”, para peserta berdiskusi tentang berbagai isu lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah, pengurangan plastik sekali pakai, penghijauan, pelestarian sumber daya air, hingga pentingnya pendidikan lingkungan sejak dini.

Baca Juga :   Solusi Sampah Perkotaan, Bupati Ipuk Resmikan Pembangunan TPS3R Kertosari

Sekretaris Daerah Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo mengatakan, Rembug Anak yang rutin digelar setiap tahun merupakan komitmen pemkab untuk mendengar langsung suara anak-anak sebelum merumuskan berbagai kebijakan.

“Silakan sampaikan apa yang menjadi keinginan, harapan, maupun keresahan kalian. Semua masukan akan kami dengarkan, kami catat, dan menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan ke depan,” ujar Yayan, sapaan akrabnya.

Baca Juga :   Sampah Masih Menumpuk, DLH Magetan Evaluasi Pelaksanaan Surat Edaran Bupati

Salah satu usulan datang dari Reyhan Iftitan Ramadhanu, pelajar SMA Muhammadiyah 2 Genteng. Bersama kelompoknya, ia mengusulkan pembentukan Green Ranger, yakni duta kebersihan yang melibatkan pelajar di sekolah sekaligus masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

“Kami mengusulkan Green Ranger untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan melalui sosialisasi dan aksi nyata,” kata Reyhan.

Sementara itu, Thalita Elok Safitri dari MAN 1 Banyuwangi menilai edukasi pengelolaan sampah perlu diperluas hingga menyasar kelompok PKK.

Baca Juga :   TPS Parang Disegel Warga, DLH Magetan Soroti Pelanggaran SOP Pengelolaan Sampah

“Kalau ibu-ibu PKK diberi pelatihan memilah dan mendaur ulang sampah menjadi barang bernilai ekonomi, pasti mereka akan tertarik karena sekaligus bisa menambah penghasilan keluarga,” ujarnya.

Menurut Thalita, kampanye lingkungan juga perlu memanfaatkan media sosial dan videotron agar lebih dekat dengan generasi muda dan menjangkau masyarakat luas. Ia juga mengusulkan adanya pemantauan hingga tingkat desa untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan optimal.

Baca Juga :   TPA Milangasri Kritis, DLH Magetan Akui Kapasitas Penampungan Sampah Sudah Maksimal

Aspirasi lain disampaikan Hafis Maulana Akbar dari SMPN 4 Banyuwangi. Ia berharap pemerintah memberikan sanksi tegas terhadap pelaku penebangan pohon secara liar.

“Pohon sangat bermanfaat untuk menjaga kualitas udara, mencegah banjir, dan menyimpan cadangan air. Karena itu tidak boleh ada yang menebangnya sembarangan,” ujarnya.

Melalui Rembug Anak, Pemkab Banyuwangi berharap suara anak-anak tidak berhenti sebagai diskusi semata, tetapi menjadi bagian dari proses penyusunan kebijakan daerah. Sebab, anak-anak tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, melainkan juga mitra yang ikut memberi arah bagi masa depan Banyuwangi. 

Baca Juga :   Sungai Plosoarang Dipenuhi Sampah, Warga Minta Pemkab Blitar Bertindak

"Dan kami bangga dengan anak-anak tadi, mereka sangat antusias menyampaikan ide-idenya terkait lingkungan dan sampah yang memang menjadinisu global saat ini," tutup Yayan.

Handoko Khusumo

Editor : JTV Banyuwangi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.